Keren! Pulau di Kalimantan Timur Ini Jadi Rumah Ubur-ubur Tanpa Sengat, Destinasi Menarik Buat Berlibur

inNalar.com – Pulau Kakaban terletak di Kepulauan Derawan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Pulau Kakaban di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur memiliki luas 774,2 hektar. 

Perjalanan untuk sampai ke Pulau Kakaban, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur membutuhkan waktu sekitar 4 jam. 

Baca Juga: Profil Vandiko Timotius Gultom, Bupati Termuda di Sumatera Utara dengan Kekayaan Capai Rp3,8 Miliar

Perjalanan selama 4 jam tersebut dimulai dari menempuh perjalanan transportasi udara di Bandara Balikpapan. 

Lalu, dilanjutkan dengan menempuh perjalanan transportasi darat ke Derawan Island dan terakhir menaiki speedboat ke Pulau Kakaban.

Nama Kakaban dalam bahasa daerah berarti “memeluk” sehingga sesuai dengan artinya, Pulau Kakaban yang memeluk danau. 

Baca Juga: Sempat Terhenti Tahun 2015, Gedung Kuliah Politeknik Negeri Ketapang Senilai Rp 36,37 Miliar Selesai Tahun…

Jika melihat ditengah-tengah Pulau kakaban terdapat danau yang bernama Danau Kakaban.

Melansir dari jadesta.kemenparekraf.go.id, Danau Kakaban memiliki luasan danau sekitar 400 hektar. 

Danau Kakaban sering disebut sebagai Danau Ubur-ubur, karena di Danau Kakaban terdapat ubur-ubur dengan jumlah yang sangat banyak.

Baca Juga: Hewan Ini Punya Kekuatan Super! Ini 10 Fakta Mengejutkan dari Semut yang Jarang Diketahui, Apa Saja?

Jenis ubur-uburnya pun termasuk dalam ubur-ubur yang tidak memiliki sengatan. 

Sehingga para pengunjung yang ingin berenang dan menikmati keindahan bawah danau tidak perlu takut dan merasa khawatir jika bersentuhan dengan ubur-ubur.

Ada empat jenis ubur-ubur tanpa sengat atau jinak yang bisa dijumpai di Danau Kakaban, yaitu ubur-ubur emas, ubur-ubur bulan, ubur-ubur kotak kecil, dan ubur-ubur terbalik.

Namun jenis ubur-ubur yang paling banyak jumlahnya atau yang mendominasi adalah ubur-ubur emas dan ubur-ubur terbalik.

Perlu diketahui bersama, bahwa faktanya selain di Kalimantan Timur, danau yang berisi ubur-ubur jinak ini juga bisa dijumpai di Republik Palau, Kepulauan Micronesia di kawasan Tengah Laut Pasifik.

Bahkan kedua pulau yang tercipta akibat adanya pergeseran lempeng bumi pada ribuan tahun silam tersebut memiliki keindahan alam yang indah yang sama dan konon pernah dibanding-bandingkan. ***

Rekomendasi