

inNalar.com – Kenapa Al Kahfi dibaca hari Jumat dan apa manfaatnya? merupakan pertanyaan yang banyak dicari, terutama ketika sampai di hari yang penuh berkah juga itu.
Sebagian kalangan hanya mengetahui Surat Yasin saja yang merupakan sunah anjuran Rasulullah SAW saat malam Jumat. Padahal sebenarnya ada juga riwayat Rasulullah SAW membaca Al Kahfi.
Bedanya Surat Yasin dibaca malam Jumat, sedangkan Al Kahfi masih bisa dibaca hingga besok sore sebelum matahari terbenam, rentang waktunya lebih panjang.
Baca Juga: Link Nonton Film di Desa Penari Secara Gratis dan Legal, Film Horor Terlaris dengan Kualitas HD
Selain soal keutamaan, tidak sedikit yang bertanya terkait bolehkah membaca Al Kahfi sebagian saja dan caranya dicicil?, sebab ayat dalam surat ini cukup banyak, sehingga memerlukan waktu panjang.
Dikutip inNalar.com dari beberapa sumber pada Jumat, 13 Mei 2022 Al kahfi adalah surah ke-18 dan terdiri dari 110 ayat. Pada juz 15 ayat 1-74, sedangkan di juz 16 mulai 75-akhir.
Untuk menjawab pertanyaan kenapa Al Kahfi dibaca hari Jumat dan apa manfaatnya?, maka setidaknya ada 5 keutamaan:
Baca Juga: Khutbah Jumat Praktis Sesuai Kondisi Terkini, dengan Tema Anak Adalah Ujian
Pertama akan terhindar dari fitnah Dajjal, di akhir zaman. Sebagaimana keyakinan umat Islam bahwa kiamat pasti datang, dan makhluk serupa Tuhan itupun muncul.
Kedua dijauhkan dari gangguan setan, ini seperti salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mardawaih, Rasulullah SAW bersabda rumah dimana dibacakan Al Kahfi tidak dimasuki setan.
Ketiga mengingatkan kepada hari kiamat, sebagaimana tercantum pada ayat ke 47 yang berbunyi:
وَيَوْمَ نُسَيِّرُ ٱلْجِبَالَ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَٰهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا
Artinya: “Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka.”
Keempat dibentangkan cahaya oleh Allah SWT antara dirinya dan Baitul Atiq, ini seperti riwayat sebuah hadits yang mengatakan siapa membaca Al Kahfi maka akan diberi penerangan tersebut.
Kelima dosanya antara dua Jumat akan diampuni, sebagaimana hadits berikut:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، سَطَعَ لَهُ نُورٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءِ، يُضِيءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وغُفر لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ “
Artinya: “Barang siapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat.” (HR. Abu Bakr bin Mardawaih).
Sedangkan untuk jawaban terkait soal bolehkah membaca Al Kahfi sebagian saja dan caranya dicicil?, karena amalan ini hukumnya sunah dan tidak ada penjelasan terperinci terkait teknisnya maka sebenarnya menaksir lebih fleksibel.
Jadi kesimpulannya tidak mengapa dibaca secara dicicil, misalnya dibagi saja setiap kali sholat 4 lembar, maka totalnya sampai besok insyaallah sudah selesai.
Sedangkan untuk membaca 10 ayat saja tidak ditemukan haditsnya, yang ada adalah menghafal sepuluh ayat itu ada agar terhindar fitnah Dajjal.***