

inNalar.com – Jika sudah ada gejala diabetes melitus maka anda sudah terlambat 10 tahun karena gejala yang umumnya orang-orang kenal ada ciri umum seperti berat badan yang turun, buang air kecil banyak dan sering buang air kecil di malam hari di malam hari.
Diabetes melitus atau kencing manis terjadi ketika fungsi hormon insulin di bagian pankreas terganggu, sehingga menyebabkan penumpukan pada gula darah dalam tubuh.
Suka lapar dan banyak makan menurut dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, FES (Dokter Penyakit Dalam) jika tersebut sudah terjadi maka anda sudah terlambat 13 tahun , diabetes memiliki arti mengalir dan melitus berarti manis.
Baca Juga: Diabates Muncul pada Saat Kehamilan, Apakah Berbahaya? Simak Penjelasan Lengkapnya
Manis yang dimaksud seperti madu, jadi diabetes melitus adalah penyakit yang memiliki ciri khas mengalir seperti madu atau kencing manis dan memang kalau dirasakan kencingnya akan terasa manis atau memiliki rasa manis.
Penyakit diabetes melitus mengidap di seluruh dunia saat ini sangat luar biasa dan di Indonesia sendiri 1 dari 10 orang berusia antara 20-60 tahun terkena diabetes melitus, penyakit diabetes melitus tidak mengenal umur seseorang.
Bahkan pada umumnya sekarang orang-orang yang terkena penyakit diabetes melitus atau kencing manis adalah seseorang yang masih muda, bahkan anak kecilpun bisa terkena diabetes melitus yang disebabkan oleh keturunan maupun seringnya mengkonsumsi makanan dan minuman manis dalam jangka waktu yang panjang dan sering mengonsumsinya.
Baca Juga: Bahaya Duduk Terlalu Lama di Depan Komputer, Bisa Menyebabkan Kematian? Hati-hati
Jangan temukan diabetes melitus jika sudah ada gejala tapi anda harus melihat dari adanya faktor resiko, faktor resiko yang pertama adalah faktor usia jadi jika anda sudah memasuki usia 20 tahun maka harus berhati-hati karena penyakit diabetes melitus/kencing manis akan menyerang.
Penyakit diabetes melitus menjadi salah satu penyakit kronis yang patut diwaspadai oleh semua orang, karena penyakit diabetes melitus tidak memandang usia siapa pun bisa terkena penyakit diabetes, terutama bagi seseorang yang memiliki riwayat keluarga diabetes.
Faktor Kedua adalah faktor keturunan yang berasal dari ayah maupun ibu yang memiliki riwayat diabetes melitus atau kencing manis, anda harus rurin mengecek gula darah anda setiap bulannya dan menjaga pola makan sehat hindari mengkonsumsi makanan atau minum manis secara berlebihan.
Berat badan yang gemuk dan tidak ideal juga bisa menyebabkan penyakit diabetes melitus atau kencing manis karena lemak dari seseorang yang obesitas akan mengendap di bagian dada dan perut.
Selanjutnya ada faktor yang disebabkan karena darah tinggi termasuk jika kolesterol dalam tubuh mulai jelek, tidak hanya itu jika ada seorang wanita yang sedang hamil dan glukosa dalam darahnya naik maka hal tersebut bisa terkena resiko diabetes melitus atau kencing manis.
Jika faktor resiko penyakit diabetes melitus tidak segera diatasi maka akan beresiko terkena komplikasi, ketika seseorang sudah terkena komplikasi maka untuk pengobatan penyakit diabetes melitus akan menjadi sangat mahal, dan juga sulitnya mencari obat yang paling baik bagi penderita diabetes melitus.
Komplikasi penyakit diabetes dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu; komplikasi yang terkena pada pembuluh darah besar dan komplikasi yang terkena pada pembuluh darah kecil, komplikasi pada pembuluh darah besar akan membuat seseorang tersebut terkena serangan jantung dan stroke, hal tersebut membuat hidup anda tidak baik.
Gula darah yang tinggi akan selalu merusak pembuluh darah, menurut dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, FES (Dokter Penyakit Dalam) diabetes yang terkena pada pembuluh darah kecil lebih mengerikan, karena pembuluh darah kecil berada di mata menyebabkan kebutaan.
Jika pembuluh darah kecil yang rusak berada di ginjal maka ginjal akan rusak dan melakukan pencucian darah setiap bulannya, dan pembuluh darah kecil yang berada di kaki akan mengakibatkan kaki tersebut diamputasi.***(Faizzatun Nazira)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi