Kenali Gejala dan Penyebab Terjadinya Hipotensi, Salah Satunya Ada Indikasi Permaslahan Jantung?

inNalar.com – Tekanan darah rendah atau hipotensi merupakan penyakit yang dapat dialami oleh siapa saja.

Tekanan darah normal yaitu ada pada angka 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg, jika seseorang mempunyai tekanan darah dibawah angka tersebut sudah dipastikan orang tersebut menderita hipotensi.

Adanya hipotensi ini disebabkan pada aliran darah ke otak dan ke organ tubuh lainnya menjadi terhambat.

Baca Juga: 22 September Hari Bebas Kendaraan Bermotor Sedunia: Awal Mula Istilah Car Free Day, Tujuannya Apa?

Hipotensi ini dapat ditandai dengan berbagai gejala diantaranya, pusing, mual, kelelahan, pandangan kabur, kurang konsentrasi, penurunan kesadaran sampai pingsan.

Dilansir inNalar.com dari laman situs Kemenkes, penyakit hipotensi ini dapat menyerang siapapun, pada orang sehat yang mempunyai tekanan darah rendah tanpa adanya gejala yang menyertai biasanya tidak menjadi sebuah masalah dan tidak perlu diobati.

Namun disaat bersamaan hipotensi ini juga dapat menjadi masalah serius yang dimiliki oleh kebanyakan orang dan pada beberapa kasus hipotensi menjadi pertanda dari adanya penyakit tertentu yang sedang dialami.

Baca Juga: Cuan Rp1,54 Triliun Hilang Sehari, Dampak 3 Member BLACKPINK Tak Perpanjang Kontrak Bikin YG Auto Bangkrut!

Bahkan penyebab dari hipotensi dari beberapa kasus bisa sampai mengancam keselamatan jiwa.

Tekanan darah ini dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu yang diatur oleh aktivitas sehari-hari dan kondisi tubuh pada setiap orang.

Pada beberapa kasus, penderita hipotensi menjadi tanda tubuh sedang mengalami masalah, seperti:

Baca Juga: Berada di Pucuk Sumatera, Intip Keindahan Pulau Weh yang Terkenal Sebagai Surga di Ujung Barat Indonesia

1. Ketidakseimbangan Hormon

Beberapa penyakit seperti tiroid dan diabetes ini dapat menjadi penyebab turunnya kadar hormon dalam darah dan berdampak pada penurunan tekanan darah.

2. Penyakit Jantung

Adanya gangguan dalam fungsi jantung yang menyebabkan jantung tidak mampu memompa darah dengan baik keseluruh tubuh juga bisa menjadi penyebab terjadinya tekanan darah yang menurun.

Adapun salah satu penyakit jantung yang dapat berdampak pada hipotensi yakni Syok Kardiogenik.

3. Kekurangan Nutrisi

Kurangnya mengkonsumsi vitamin B12 dan juga Asam folat untuk tubuh dapat menjadi penyebab terjadinya anemia yang berakhir pada tekanan darah yang rendah.

4. Dehidrasi

Kekurangan cairan dalam tubuh ini akan membuat volume darah yang berkurang, dan tentunya kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah yang menurun

5. Reaksi Alergi Parah

Dalam beberapa pemicu alergi anafilaksis atau reaksi alergi parah ini juga dapat berdampak pada menurunnya tekanan darah.nafilaksis atau reaksi alergi parah ini juga dapat berdampak pada menurunnya tekanan darah.

Adapun cara mencegah terjadinya Hipotensi yaitu mengonsumsi banyak air putih, olahraga secara rutin, konsumsi makan sehat seperti buah dn sayur, dan jangan terlalu cepat mengubah posisi tubuh, lakukan secara perlahan.

Hipotensi ini merupakan kondisi medis yang dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup yang sehat.

Jika hipotensi sudah perlu ditangani dokter segera konsultasikan untuk mendapatkan diagnosis dan juga penanganan medis secara tepat.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]