Kena Azab? Kisah Nyata Hilangnya Kampung Legetang, Jawa Tengah dalam Semalam Pada Tahun 1955

inNalar.com – Di Jawa Tengah, tepatnya di kawasan Dieng, terdapat misteri hilangnya kampung Legetang yang hingga kini jadi perbincangan.

Kampung Legetang merupakan sebuah pemukiman yang konon katanya lenyap secara misterius dalam semalam.

Hilangnya kampung Legetang menjadi salah satu peristiwa misterius di Jawa Tengah. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1955, saat bencana dahsyat melanda kawasan Dieng.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Halaman 50 Kurikulum Merdeka: 3 Kesenian Pilihanku Adalah…

Menurut informasi warga sekitar Dieng, pada 17 April 1955, kampung Legetang diguyur hujan lebat sekitar pukul 23.00 WIB.

Tak berselang lama, terdengar suara gemuruh seperti benda besar jatuh yang terdengar sampai desa-desa di sekitarnya.

Bunyi tersebut menarik perhatian warga meski hujan lebat dan gelap. Sayang, tak seorang pun berani mendekat untuk mengidentifikasi gemuruh yang menerpa.

Baca Juga: Sssst… Ini Rahasia Panjang Umur Warga Desa Pelosok di Jawa Tengah, Surga Tersembunyi di Lereng Gunung Lawu

Ketika pagi hari, Dukuh Legetang sudah dilaporkan sudah rata dengan tanah!

Usut punya usut, suara gemuruh di malam hari itu merupakan tanah longsor yang sangat besar menerjang dan mengubur warganya hidup-hidup.

Azab adalah kata yang sering dikaitkan dengan peristiwa ini. Masyarakat sekitar percaya bahwa penyebab hilangnya kampung Legetang merupakan hukuman dari Tuhan.

Baca Juga: Anda Tidak Akan Percaya! Rumah di Desa Terpencil Jawa Tengah Dibangun Menempel Jurang: 1 Jam dari Semarang

Bahkan muncul narasi bahwa warga Legetang bertindak menyimpang. Budaya homoseksual, perjudian dan prostitusi marak diisukan terjadi di kampung kecil daerah Dieng tersebut.

Bahkan, tersebar cerita bahwa mushola di sana digunakan sebagai tempat judi.

Meski kebenarannya tidak diyakini, masyarakat sekitar mendengar cerita tersebut dari mulut ke mulut.

Kampung Legetang telah lenyap, tapi kisah terkait tragedi ini masih hidup hingga sekarang.

Beberapa bukti fisik masih dapat ditemukan, seperti:

Tugu peringatan dibangun di lokasi bekas kampung Legetang untuk mengenang para korban.

Kemudian kisah tentang hilangnya juga sudah menjadi bagian dari cerita masyarakat Dieng.

Beberapa artefak dan benda peninggalan warga Legetang masih bisa ditemukan di lokasi bencana.

Diprediksi bencana mengerikan ini telah menewaskan 351 yang ada di kampung Legetang, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah.

 

Rekomendasi