

inNalar.com – China saat ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang pesat. Negara dengan jumlah penduduk terbanyak itu berupaya membangun jalan-jalan di pedesaan, panjang ruasnya mencapai jutaan kilometer.
Ekonomi China telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Terutama sejak adanya reformasi terhadap kebijakan-kebijakan yang diinisiasi oleh Daeng Xiaoping pada akhir 1970-an.
Sebelum tahun 1978, negara yang dijuluki tirai bambu ini masuk daftar negara yang termiskin di dunia.
Dalam kurun waktu 42 tahun sejak dimulainya reformasi ekonomi dan pembukaan kebijakan di China, sebanyak 770 juta penduduk miskin di pedesaan berhasil keluar dari kemiskinan.
Dalam sejarah tidak ada negara lain yang mampu mengangkat ratusan juta orang keluar dari kemiskinan dalam waktu yang begitu singkat.
Pada tahun 2012 di China masih terdapat hampir 100 juta orang yang hidup di bawah garis kemiskinan. Namun, hanya dalam waktu 8 tahun jumlah ini berhasil dikurangi menjadi nol.
Hal ini berarti lebih dari 10 juta orang keluar dari kemiskinan setiap tahunnya dan secara rata-rata dalam setiap 3 detik satu orang miskin di China keluar dari kemiskinan.
Salah satu elemen terpenting dalam menghapuskan kemiskinan adalah adanya peningkatan dan pembangunan jalan raya terutama jalan di pedesaan China.
Diketahui China berinvestasi besar-besaran untuk pembangunan jalan pada ruas pedesaan.
Dari tahun 2016 sampai tahun 2020, investasi jaringan jalan di pedesaan mencapai sekitar Rp620 Triliun.
Menurut data tahun 2021, total panjang ruas jalan pedesaan di China telah mencapai 4,38 juta km.
Data tersebut mencakup 84% dari total panjang jalan di China.
Kemudian, pada tahun 2035 panjang ruas jalan di pedesaan akan diperluas menjadi 5 juta kilometer.
Begitu juga dengan jaringan jalan tolnya, awalnya panjangnya hanya 147 km di tahun 1988.
Lalu, pada tahun 2021 angkanya menjadi 169.100 km.
Dengan pembangunan jalan pedesaan dan jalan tol secara besar-besaran itu dapat menghubungkan 99% kota dan wilayah di China.
Jalan pedesaan memainkan peran penting dalam membangun masyarakat yang sejahtera.
Adanya jalan pada saat dapat memberikan akses yang lebih baik bagi penduduk untuk menjual hasil produksi mereka ke tempat lain dengan cepat.
Lebih lanjut, kontur geografis China yang mencakup pegunungan dan perbukitan, sehingga banyak jalan di sana dibangun pada medan yang sangat ekstrem.
Salah satunya jalan Token Stone Road di China ini yang menjadi jalan yang paling curam di dunia.
Terletak di desa Wuxi, Chongqing, China, Token Stone Road memiliki panjang total 3,7 KM.
Disebut sebagai jalan yang paling curam di dunia karena memiliki kemiringan mencapai 40 derajat lebih.
Kondisi geografis tanah yang melebihi 70 derajat sehingga jalan ini harus dibangun dalam bentuk zigzag dengan total 18 tikungan.
Bagian jalan zigzag itu memiliki panjang total sekitar 400 meter saja.
Jalan tercuram ini memberikan manfaat yang sangat besar kepada 20 keluarga yang tinggal di desa di atas gunung tersebut.
Jalan yang dibangun pada tahun 2012 ini dapat memudahkan warga untuk menuju ke kota terdekat. ***(Ummi Hasanah)