

inNalar.com – Kementerian ATRBPN edukasi masyarakat, pagelaran wayang jadi cara yang kreatif dalam sosialisasi program.
Kamis, 28 Juli 2022 lalu Kementerian ATR/BPN mengajak masyarakat untuk menghindari mafia tanah.
Pelaksanaan program diadakan dengan cara pagelaran wayang kulit
agar masyarakat tertarik.
Penjelasan terkait programnya juga disisipkan dalam pertunjukan wayang kulit.
Baca Juga: Rekomendasi Buku Terbaik Tentang Self Improvement, Pencinta Buku Wajib Baca!
Selain itu, Kementerian ATR/BPN juga mengajak Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat dalam acara.
Dalam pagelaran wayang kali ini dibawakan oleh Ki Sigid Ariyanto dengan lakon “Wahyu Makutharama”.
Pagelaran berlangsung di Kabupaten Pati, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.
Hal yang dibahas dalam program kali ini adalah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Program tersebut untuk memberantas mafia tanah, dan segala jenis pelanggaran yang tidak diharuskan.
Baca Juga: Alternative Univers Terbaik di Twitter, Wajib Dibaca!
“Oleh karena itu, masyarakat perlu tahu terkait kebijakan nasional pelayanan pertanahan,” ucap Riyanta anggota DPR Komisi II.
Riyanta juga menambahkan bahwa pungutan liar harus dihentikan.
“Stop pungli (pungutan liar, red), kalau bisa urus sendiri sertifikatnya, ada loket prioritas di setiap Kantor Pertanahan di kabupaten/kota,” lanjutnya.
Menurut Riyanta, kejahatan pertanahan harus diberantas.
“Kami sepakat agar kejahatan pertanahan dilibas habis, ini yang harus didukung oleh publik,” terangnya.
Baca Juga: Pengabdi Setan 2: Communion, Joko Anwar: Standar Film Ini Lebih Tinggi
DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin juga berharap bahwa sosialisasinya juga dapat bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga program yang disampaikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten,” jelas Ali Badrudin.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi