Kemegahan ‘Hagia Sophia’-nya Malang, Masjid yang Habiskan 8,5 Miliar saat Pembangunan

inNalar.com – Sebuah masjid yang megah di Malang menarik perhatian publik karena memiliki arsitektur layaknya masjid terkenal Turki, Hagia Sophia.

Berlokasi di Dusun Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, diketahui masjid yang memiliki nama Masjid Agung Al Hidayah ini menghabiskan dana 6 miliar Rupiah.

Dengan luas 20 x 30 meter, pembangunan dilaksanakan selama 10 tahun yang memakai sumber dana dari partisipasi masyarakat.

Baca Juga: Tidak Hanya Jalan Tol, IKN Kalimantan Timur Juga Miliki ‘Air Terjun Niagara’ sampai Gua Tapa Spiritual

Belum sampai di situ, masjid ini direncanakan akan menambah menara setinggi 45 meter yang dapat menghabiskan biaya sebesar 1,5 miliar Rupiah.

Masjid Agung Al Hidayah ini didirikan oleh Romo KH Ismail, keturunan dari Sunan Kalijogo Kiai Ismail bin Arif pada masa sebelum kemerdekaan.

Dulunya bangunan masjid hanya terdiri dari besek anyaman bambu. Kemudian, pembongkaran untuk renovasi sepenuhnya dilakukan pada tahun 2008.

Baca Juga: Deretan Fasilitas Mewah untuk Warga Di Kabupaten Jember, Nilai Investasi Capai 1 Triliun Rupiah!

Dengan kubah berjumlah 16 buah yang tersusun rapi dan terdiri dari tiga lantai, kini masjid yang dulunya bobrok tersebut berubah menjadi mewah.

Renovasi yang dilakukan pun sebanyak empat kali. Hal itu dilakukan karena jumlah kaum muslim di sekitar masjid terus bertambah.

Arsitek dari masjid ini adalah Tholib, seorang seniman yang ingin mendesain masjid unik satu-satunya di Malang.

Baca Juga: Berlokasi di Tengah Hutan, Kampung di Ponorogo Jawa Timur Ini Dijuluki Kampung Mati, Siapa Berani Kesini?

Hal yang paling ikonik dari masjid ini adalah kubahnya yang menyerupai arsitektur Hagia Sophia, namun kecantikan masjid ini juga ditambah dengan struktur pintu hingga lampu yang antik.

Karena desainnya yang unik, masjid ini tidak hanya dipakai untuk tempat beribadah namun juga wisata dan berfoto-foto.

Ada kalanya pasangan baru akan mengambil foto pre wedding dan melakukan ijab kabul di tempat ibadah yang cantik ini.

Selain itu, masjid ini juga menjadi bagian dari Pondok Pesantren Al Hidayah yang berlokasi di Karangploso, Malang.

Adapun sejarah pembuatan pesantren ini adalah keinginan pendirinya, KH. Ismail bin Arif Raden Pakunegoro, ingin mengedukasi masyarakat yang buta huruf.

Ponpes ini pun menjadi pusat penyebaran sekaligus dakwah Islam yang berada di area Malang dan sekitarnya, dan sekarang menganut sistem pembelajaran Yanbu’a.***

Rekomendasi