

InNalar.com – Indonesia kini tengah dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara baru yang berada di Kalimantan Timur (Kaltim).
Akhirnya, kemarin pada 17 Januari 2024 Jokowi, selaku presiden RI telah melakuka groundbreaking untuk membangun gedung otorita yang akan dijadikan sebagai kantor bagi para pegawai yang bekerja disana.
Tentu dengan dilakukannya groundbreaking tersebut, membuat Ibu Kota baru di Kaltim secara bertahap mulai terbangun.
Baca Juga: Dapat Reward Dana Rp10 Miliar dari Pemprov Sumbar, Pemkab Tanah Datar Bersiap Perbaiki Jalan Rusak
Perlu diketahui, groundbreaking kemarin merupakan peresmian peletakan batu pada tahap pertama untuk membangun gedung pemerintahan baru.
Pasalnya, pada tahap 1 ini konstruksi yang akan dilakukan baru akan mengarah ke gedung utama, gedung data center dan beberapa infrastruktur lainnya.
Selain itu, pada tahap 1 ini kapasitas yang akan dimiliki dari gedung tersebut juga baru mampu menampung hingga 600 orang.
Walau baru memiliki kapasitas 600 orang, namun sebenarnya lahan yang diperlukan untuk embangun gedung kantor otorita ini sudah dapat terbilang luas.
Karena luasnya saja sudah mencapai 28.827 m2, atau sekitar 2,5 hektar.
Berdasarkan rencananya, nantinya gedung ini juga akan dibangun dengan 6 lantai serta dilengkapi juga dengan lapangan parkir.
Sementara untuk pembagiannya, 5 lantai tersebut nantinya akan difungsikan sebagai gedung utama seluas 14.621,87 m2.
Sedangkan 1 lantai sisanya akan digunakan sebagai lapangan parkir dan gedung Data Center di IKN seluas 1.629,84 m2.
Dengan adanya gedung tersebut yang sudah dilengkapi data center, command center dan urban gallery, maka hal itu mampu difungsikan sebagai pelayanan ke masyarakat secara real time.
Anggaran yang dikeluarkan pun tergolong banyak, karena mencapai Rp547 miliar seperti yang dilansir dari laman PUPR.
Jika sesuai target, maka pembangunan gedung kantor otorita IKN ini akan rampung pada januari 2025.
Sebagai tambahan, gedung Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur ini didesain menyatu dengan alam, dan menerapkan konsep kantor yang smart, green, and sustainable.
Konsep green and smart city yang dimaksud adalah dalam sistem keamanannya, sistem pengelolaan air, sistem manajemen energi, sistem transportasi, sistem pengelolaan sampah, dan banyak lagi. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi