

inNalar.com – Jembatan Sei Alalak, Banjarmasin, Kalimantan Selatan merupakan Jembatan yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.
Jembatan Sei Alalak, Kalimantan Selatan telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Kamis 21 Oktober 2021.
Jembatan Sei Alalak, Kalimantan Selatan ini memiliki panjang 850 meter dengan lebar 20 meter.
Dikutip dari situs Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pembangunan Jembatan ini menggunakan sumber dana yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Dana yang dikeluarkan untuk pembangunan Jembatan Sei Alalak, Kalimantan Selatan ini pun menghabiskan biaya sebesar Rp 278 Miliar.
Perlu diketahui bersama, dikutip dari situs pu.go.id, bahwa Jembatan Sei Alalak dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1.
Baca Juga: Kena Hack, Akun YouTube DPR RI Tampilkan Streaming Judi Online Berjam-jam: Apa Kabar Kominfo?
Jembatan Kayu Tangi 1 telah berusia 30 tahun dan dijadikan sebagai jalur utama akses kota Banjarmasin ke antar wilayah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Oleh sebab itu, demi menjaga keamanan seluruh masyarakat, digantilah dengan Pembangunan Jembatan yang diberi nama Jembatan Sei Alalak.
Pembangunan jembatan berjenis cable stayed ini dibangun menggunakan teknologi tinggi.
Dikutip dari situs presidenri.go.id, Presiden Jokowi mengatakan pembangunan jembatan dibangun dengan teknologi tinggi serta tahan gempa.
Jembatan Sei Alalak, Kalimantan Selatan memiliki fungsi yang sangat stategis, karena jadi jalur utama akses Kota Banjarmasin ke berbagai wilayah antar dua Provinsi Kalimantan.
Jembatan Cable Stayed memiliki struktur jembatan melengkung pertama di Indonesia ini, diharapkan dapat melancarkan arus roda antar wilayah.
Dikutip dari situs setkab.go.id, Presiden Jokowi berharap Jembatan Sei Alalak dapat memperkuat konektivitas antar wilayah di Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Viral Akun YouTube DPR RI Dihack Judi Online, Warganet: Azab Anggotanya Main Slot Saat Rapat
Selain itu, Jembatan Sei Alalak bisa memperlancar arus transportasi antar daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi setiap daerahnya.
Adanya Jembatan Sei Alalak, Kalimantan Selatan dapat menghindari kemacetan dan jadi salah satu ikon kota baru untuk Kota Seribu Sungai tersebut.***