
inNalar.com – Vietnam bisa menang nanti malam melawan Timnas Indonesia, asalkan mereka jeli memanfaatkan kelemahan skuad Garuda.
Skuad Shin Tae-yong akan menghadapi Vietnam pada laga lanjutan Grup B Piala AFF 2024.
Laga Vietnam vs Timnas Indonesia itu dijadwalkan berlangsung di My Dinh National, Hanoi pada Minggu (15/12/2024) pukul 20.00 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi penentu skuad Garuda untuk bisa bertengger di posisi pertama klasemen Grup B Piala AFF 2024.
Sebab, anak asuh Shin Tae-yong sebelumnya gagal meraih poin penuh saat melawan Laos dengan berakhir imbang 3-3.
Hasil ini membuat skuad Garuda di puncak klasemen dengan empat poin. Sementara Vietnam berada di peringkat kedua memiliki 3 poin.
Baca Juga: Demi Genggam Koin Langka Rp 50 Tahun 1997, Para Kolektor Rela Ajukan Penawaran Fantastis, Syaratnya…
Namun, The Golden Stars baru bermain satu pertandingan. Jelas kondisi ini membuat posisi tim Garuda terancam di posisi klasemen Grup B Piala AFF 2024.
Untuk bisa bisa lolos ke Piala AFF 2024, Timnas Indonesia minimal harus menduduki posisi runner-up.
Di sisi lain, pelatih Vietnam Kim Sang sik mengetahui betul peluang tipis Tim Merah Putih bisa keluar sebagai juara grup.
Baca Juga: Diselimuti 8.000 Lumbung Padi, Kampung Adat di Sukabumi Ini Warganya Dilarang Jual Beras, Kok Bisa?
Terlebih, ia juga sudah mengetahui kelemahan anak asuh Shin Tae-yong menjelang laga kontra Vietnam di Hanoi nanti.
Jelas kondisi tersebut bakal dimanfaatkan secara penuh oleh Kim untuk bisa mencuri poin penuh dan menggeser posisi klasemen Grup B Piala AFF 2024.
Kim Sang-sik menilai bahwa Timnas Indonesia dirugikan akibat jadwal pertandingan yang padat.
Baca Juga: Tips dan Trik Menjadi Numismatik: Memulai Koleksi Uang Kuno untuk Pemula
“Tim Indonesia bertanding melawan Laos pada 12 Desember, lalu ke Vietnam pada 13 Desember. Kekuatan fisik pemain Indonesia sedang tidak dalam kondisi terbaiknya,” katanya, dikutip inNalar.com dari Soha pada Minggu (15/12/2024).
Lebih lanjut, dirinya sudah menginstruksikan anak asuhnya untuk menekan keras permainan tim Garuda agar bisa meraih kemenangan penuh.
Menurut Kim, kelemahan utama Timnas Indonesia saat ini adalah faktor fisik.
“Tim Indonesia cukup lelah dan kekuatan fisiknya belum terjamin. Kita akan memanfaatkan untuk menekan Indonesia dan menang,” tuturnya.
Selain jadwal laga yang padat, menurut Transfermarkt, skuad Indonesia yang rata-rata berusia 21 tahun mencerminkan kurangnya pengalaman dalam menghadapi jadwal padat seperti Piala AFF 2024 ini.
Hal itu tentu bisa menjadi faktor yang mempengaruhi kemampuan adaptasi mereka terhadap kelelahan fisik.
Baca Juga: Pohon Kemenyan di Kampung Sumatera Utara ini Dulunya Hasilkan Getah Senilai Emas, Kini Nasibnya…
Shin Tae-yong tentu harus mempertimbangkan rotasi pemain dan strategi pemulihan yang efektif untuk menjaga performa tim.
Meskipun timnya mulai kelelahan fisik, Coach Shin Tae-yong menegaskan bahwa tetap optimis menang saat bertanding di markas Vietnam.
Pihaknya mengaku sudah melakukan persiapan matang untuk mengatasi kondisi-kondisi turnamen seperti ini.
Baca Juga: Wow! Uang 25 Rupiah Kuno Ini Laku hingga Rp200 Juta di Pelelangan
“Semua pemain sudah siap untuk pertandingan itu, meski laga ini berat, kami yakin memenangkannya di sini,” ujar STY.
Sementara itu, Kim Sang-sik sendiri juga sudah melihat secara mendetail permainan anak asuh Shin Tae-yong.
Dari hasil analisanya, lemparan bola Pratama Arhan merupakan “kartu AS” Indonesia dalam menciptakan peluang berbahaya di depan gawang lawan.
Baca Juga: 20 menit dari Pusat Kota Ternate, Kampung Unik ini Punya Hutan Cengkeh Tertua di Dunia
“Pratama Arhan mempunyai kemampuan lemparan ke dalam yang sangat baik, ia merupakan kartu kuat untuk Indonesia. Namun, kami siap untuk melawan lemparan ke dalam ini. Seluruh tim punya rencana menghadapinya untuk meraih 3 poin melawan Indonesia,” kata Kim.
Menilik performa kedua tim, Vietnam jelas lebih diunggulkan dalam pertandingan Matchday ke-3 Piala AFF 2024.
Tren positif itu bisa dilihat dari empat kemenangan beruntun, termasuk mengalahkan Laos 4-1 pada Senin (9/12/2024).
Baca Juga: Inilah Deretan 4 Misteri di Balik Uang Kertas Rp 1.000 Bergambar Kapitan Pattimura
Skuad asuhan Kim juga menunjukkan konsistensi dalam laga persahabatan melawan klub-klub superior asal Korsel seperti Jeonbuk dan Daegu.
Sementara, Timnas Indonesia pada laga terakhir hanya mampu bermain seri 3-3 atas Laos, menang 1-0 lawan Myanmar.
Lebih jauh, pasukan Merah Putih juga menelan kekalahan telak saat melawan Jepang (0-4), namun bisa mengimbangi tim kuat seperti Australia.
Melihat head to head terakhir kedua kubu, sejatinya Timnas Indonesia punya keunggulan untuk bisa dijadikan sebagai tren positif.
Skuad Garuda berhasil menang dalam tiga laga terakhir kontra Vietnam (3-0, 1-0 dan 1-0).
Namun, dalam sejarah pertemuan secara keseluruhan Vietnam lebih unggul di Piala AFF.