Kekurangan Dana Rp 30 Triliun! Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Terkendala


inNalar.com
– Medan terkenal dengan keindahan wisatanya salah satunya Danau Toba.

Jalan tol trans Sumatera ini dibuat untuk menghubungkan daerah-daerah yang ada di sumatera.

Menghubungkan dari Lampung hingga Aceh yang dibangun dengan 24 ruas.

Baca Juga: Mangkrak! Telan Anggaran 40 Miliar, Wisma Atlet Sidoarjo Masih Berupa Pondasi, Bappeda: Bukan Prioritas

Kekurangan dana mencapai 30 triliun terjadi karena pemerintah ingin memberikan kesan yang karismatik saat melewati tol trans Sumatera ini.

Dengan menempuh jarak sekitar 90 menit jalan tol trans sumatera ini bisa melihat keindahan Danau Toba.

Danaunya yang tenang menjadikan tempat wisata tersebut banyak dikunjungi oleh wisatawan asing dan dosmetik.

Baca Juga: Tak Biasa! Makanan Khas Jambi Ini Berbahan Dasar Kulit Durian Hasil Fermentasi, Berani Coba?

Pembangunan jalan tol trans sumatera harus memakan biaya yang banyak lagi agar nantinya jalan tol ini bisa dilewati oleh banyak orang.

Terkhusunya untuk orang-orang yang ingin melihat keindahan danau toba dari atas Jalan tol harus bisa terkesan sempurna pembangunannya.

Jalan tol ini dibangun dengan waktu tempuh dari Medan ke danau Toba sekitar 3,5 jam tetapi nantinya bisa ditempuh sekitar 90 Menit saja.

Baca Juga: Cuma Bayar Rp 4000 Bisa Telusuri Sungai Kalimas? Wisata Perahu di Surabaya Ini Tawarkan Sensasi Berbeda

Jalan tol ini juga menghubungan bandara kualanamu dan tebing tinggi yang direncanakan bisa beroperasi akhir tahun 2023.

Memakan banyak biaya berdampak juga proses pembangunannya yang memakan waktu sangat lama.

Jalan tol trans sumatera ini nantinya menjadi jalan tol terpanjang se Indonesia.

Pembangunan tol trans sumatera ini nantinya menjadi penggerak aktivitas logistik di Sumatera serta akses mobilitas untuk masyarakat yang dekat.

Adanya jalan tol trans sumatera membuat masyarakat Sumatera tidak kesulitan lagi jika harus melintas dari wilayah-wilayah antar Sumatera dengan waktu yang cukup lama.

Maka dari itu, juga menjadi akses bagi masyarakat sumatera untuk bisa bepergian dengan waktu yang cepat.***

 

Rekomendasi