

inNalar.com – Manipur adalah sebuah negara bagian di wilayah timur laut India. Manipur dikelilingi oleh negara bagian Nagaland di utara, Mizoram di selatan dan Assam di barat. Sedangkan, Manipur memiliki perbatasan internasional dengan Myanmar di bagian timur.
Kekerasan terjadi di Manipur pada Selasa (2/5/2023). Hal tersebut terjadi karena protes ribuan anggota suku yang menentang tuntutan oleh kelompok anggota non-suku untuk status suku terjadwal yang ditentukan konstitusional.
Insiden tersebut menyebabkan keresahan. Seorang warga Manipur yang juga sebagai penggemar ENHYPEN meminta bantuan fanbase ENHYPEN. Fanbase tersebut adalah ENHYPEN Asia @AsiaEnhypen.
Baca Juga: Ada Aespa dan ENHYPEN, Inilah Sederet Idol K-Pop Comeback Mei 2023, Kpopers Wajib Catat Tanggalnya
“ENGENE (nama fandom ENHYPEN), beberapa menit yang lalu kami menerima pesan dari ENGENE India yang meminta bantuan untuk menyebarkan kesadaran tentang apa yang terjadi di Manipur, negara bagian timur laut India,” tulisnya pada Kamis (4/5/2023).
Wajar saja penggemar tersebut merasa takut. Konflik di Manipur menyebabkan berbagai tindak kejahatan seperti pembunuhan dan pelecehan seksual. Anak-anak dan orang tua yang tidak bersalah menjadi korban kejahatan tersebut.
Kekerasan di Manipur tidak hanya menyebabkan kejahatan tapi juga kerusakan properti. Rumah, gedung, kendaraan dan properti lainnya terbakar karena konflik tersebut.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Bogor Hari Ini Jumat 5 Mei 2023 BMKG: Waspadai Potensi Hujan Petir
Pemerintah negara bagian telah memutus layanan internet seluler di wilayah tersebut. Warga hanya bisa berkomunikasi menggunakan Wi-Fi. Sayangnya, layanan internet ini juga akan diberhentukan juga.
“Saat ini saya mengirim pesan menggunakan koneksi Wi-Fi saya dan baru saja ada himbauan dari pemerintah negara bagian bahwa layanan Wi-Fi akan dimatikan,” ujar penggemar tersebut kepada ENHYPEN Asia.
Penggemar tersebut memohon kepada ENHYPEN Asia untuk menyebarkan berita ini. Ia mengungkapkan bahwa situasi di Manipur sudah sangat parah dan tidak ada harapan untuk menjadi lebih baik.
Baca Juga: Dicap Pelosok! Inilah 3 Bangunan Megah dan Mewah di Sukoharjo, Salah Satunya Ada Pakuwon Mall
Penggemar tersebut pasrah namun masih menyimpan secercah harapan. Ia berharap pemerintah pusat akan segera memberikan bantuan yang efektif untuk mengendalikan kerusuhan dan mencegah lebih banyak korban jiwa dan harta benda.
Kekerasan di Manipur tidak hanya membuat takut warga tersebut saja, namun juga warga lain. Seseorang warga Manipur lainnya berkomentar di bawah postingan tersebut.
“Tolong ikutkan kami di doa kalian (emot prayer) situasinya semakin memburuk dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok and bahkan suara tembakan terdengar dimana-mana,” komentar akun @thvtaehyungv77.
Baca Juga: Khutbah Jumat Terbaru Edisi 5 Mei 2023, tentang Mempersiapkan Bekal Sebelum Kematian
ENGENE yang melihat postingan tersebut ramai-ramai mengirimkan bela sungkawa atas kejadian tersebut. Mereka berdoa agar kekerasan segera berakhir. Mereka juga mendoakan warga di wilayah Manipur agar tetap aman. *** (Dayanti)