Kawah Ijen Menyimpan Blue Fire yang Berada di Gunung Api Aktif Jawa Timur, Bagaimana Asal Terbentuknya?

inNalar.com – Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi yang masih aktif dan terletak dalam tiga wilayah kabupaten di Jawa Timur, yaitu Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi memiliki ketinggian 2.386 mdpl. 

Diketahui Kawah Ijen ini terbentuk pada 70 ribu tahun lalu yang sebelumnya adalah kaledra dari Gunung Ijen Purba yaitu sebuah gunung berapi yang sangat luas dan meletus dengan dahsyat.

Dari ledakan tersebut mengakibatkan runtuh pada bagian puncak gunung, dan dari runtuhan tersebut terbentuklah sebuah kawah yang berdiameter 15 kilometer.

Baca Juga: Meski Jadi Pengekspor, Ternyata Thailand Gemar Impor Pinang Asal Jambi, Jenis Ini Jadi Produk Unggulan!

Pasca erupsi eksplosif Gunung Api Ijen Purba ini juga membentuk kaldera yang jumlahnya mencapai 22 gunung api. 

Untuk menikmati keindahan Blue Fire atau mendaki ke gunung kawah ijen ini wisatawan bisa memulainya dari dua tempat, yaitu Banyuwangi atau Bondowso. Diketahui pintu utama untuk memasuki Kawah Ijen ini terletak di Paltuding, Banyuwangi.

Bagi para wisatawan yang ingin menyaksikan Blue Fire dan tidak ingin bermalam di gunung, Kawasan Kalipuro adalah pilihan terbaik yang lain untuk bermalam.

Baca Juga: Intip Eksotisme Blue Fire Kawah Indah di Jawa Timur, Terletak Antara Banyuwangi dan Bondowoso,

Blue Fire atau api biru elektrik ini merupakan salah satu fenomena alam yang terdapat di Gunung Kawah Ijen, tepatnya di dalam kawah ijen tersebut.

Fenomena alam yang terkenal berupa Blue Fire atau api biru elektrik ini terdapat di dalam kawah puncak gunung ijen.

Munculnya Blue Fire ini disebabkan oleh tekanan gas yang bertemu oleh belerang yang terdapat di sekitar kawah lalu keluarlah H2S depermukaan dengan suhu yang tinggi.

Baca Juga: Dijuluki ‘The King of Spices’, Inilah 5 Daerah Penghasil Lada Terbesar di Lampung

Tampilan Blue Fire seirama warna kontrasnya dengan langit malam ini menjadi sebuah pemandangan eksotik yang sangat di nanti oleh pawa wisatawan.

Setelah hari berganti terang, warna Blue Fire nantinya akan memudar, namun bukan berarti pesona Ijen menghilang.

Bagian lain dalam Gunung Kawah Ijen akan menampilkan air dengan warna hijau toska yang begitu indah di pandang mata. 

Warna yang terdapat di kawah ini merupakan daya Tarik wisatawan untuk dapat melihatnya secara langsung, dengan kedalaman 200 meter.

Memiliki keindahan warna hijau tosca yang ditampilkannya siapa sangka jika air yang tersapat di danau tersebut sangat berbahaya.

Hal ini dikarenakan air yang ada di dalam kawah ijen mepunyai titik keasanan mencapai angka 0. Yang artinya dengan kadar keasaman serendah ini air di dalam kawah dapat melarutkan segala benda, termasuk tubuh manusia.

Oleh karena itu, tidak di sarankan para wisatawan meliha terlalu dekat ke dalam kawah apalagi sampai menyentuh air tersebut. *** (Rima Putri Handayani)

Rekomendasi