Katanya Gerus Rp10 Triliun, Terowongan Bawah Laut di Kalimantan Timur Ternyata Baru Masuk Tahap Ini


inNalar.com
– Beberapa waktu ini terdapat rumor yang menyebutkan jika akan ada terowongan bawah laut di Kalimantan Timur.

Infrastruktur tersebut rencananya memang akan ada, dan masuk di dalam seksi 4 yang terdapat di jalan tol langsung menuju IKN.

Sebab desain pembangunan lorong dalam laut atau immersed tunnel baru mulai akan dikerjakan pada tahun 2024 ini.

Baca Juga: Mikel Arteta Malu-malu Kucing Arsenal Saingi Chelsea dalam Perburuan Amadou Onana di Bursa Transfer Musim Dingin Ini

Karena pada tahun ini pembangunan infrastruktur immersed tunnel baru memasuki tahap desain, maka pembangunannya tidak akan terjadi pada tahun 2024.

Sedangkan nanti desain yang akan dimiliki immersed tunnel ini akan memiliki panjang 1,5 km.

Dilansir InNalar.com dari kl.antaranews.com, Jika sesuai rencana, maka immersed tunnel tersebut baru akan dibangun pada tahun 2025.

Baca Juga: Hanya 31,7 Juta Kilo Liter, BPH Migas Catatkan Penurunan Angka Penyaluran BBM Pertalite di Tahun 2024

Akan tetapi, ternyata pembangunan immersed tunnel ini dikhawatirkan akan mengancam lingkungan dari habitat asli Pesut Mahakam.

Namun, ternyata pemerintah telah melakukan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) agar dampak pada lingkungan akan diminimalisir sekecil mungkin.

Jadi, dipercaya pembangunan terowongan bawah laut tersebut tidak akan merusak habitat asli Psut Mahakam hingga lingkungan sekitar.

Baca Juga: Buang 2 Striker Veteran, Inter Milan Berniat Gaet Pemain ‘Terpinggirkan’ Sevilla di Bursa Transfer Januari 2024

Bagi orang-orang yang ingin mencoba melintasinya di masa depan, maka terowongan bawah laut ini akan ada di seksi 4 jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara.

Dirumorkan jika pembangunan immersed tunnel di Kalimantan Timur ini nantinya akan menghabiskan anggaran hingga Rp10 triliun.

Akan tetapi, karena pada tahun 2024 ini desainnya baru saja akan dibuat, maka sebenarnya anggaran jelas yang diperlukan dalam membangun infrastruktur tersebut belum dapat dipastikan.

Baca Juga: AC Milan Tinggal Selangkah Lagi Resmikan ‘Si Bocah Ajaib’ Matija Popovic Merapat di Bursa Transfer Januari 2024

Sedangkan nantinya untuk investasi yang diperlukan dalam membangun proyek ambisius ini, rencananya akan menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Bahkan jika ada investor luar negeri yang ingin menanamkan uangnya ke terowongan bawah laut ini, pemerintah juga akan menyambutnya dengan baik.

Selain itu, dalam membangun immersed tunnel kemungkinan pemerintah juga akan membawa konsultan dari internasional.

Baca Juga: Jadwal Malaysia Open 2024 Hari Kedua: Ujian Berat Ganda Putra Indonesia!

Pasalnya, membangun immersed tunnel merupakan hal baru, dan pastinya membutuhkan ahli profesional di bidangnya.

Sekedar informasi, pembangunan IKN di Kalimantan Timur ini rencananya akan tetap dilanjutkan, walau presiden Indonesia pada tahun ini akan berganti.

***

Rekomendasi