

inNalar.com – Tim sukses atau yang saat ini disebut sebagai Tim Kampanye Nasional (TKN) dari pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka cukup menarik perhatian.
Pasalnya, anggota dari tim sukses pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran ini tidak hanya berisi politikus yang terkenal saja, namun, juga tokoh penting dari kepolisian RI.
Salah satu anggota tim sukses Prabowo-Gibran ada seorang mantan Kapolri (Kepala Kepolisian RI), Jenderal Polisi (purna) Idham Azis.
Idham Azis adalah seorang pria kelahiran 30 Januari 1963 yang sudah meniti karir di dunia kepolisian Indonesia sejak tahun 1980-an.
Karir pertamanya di bidang ini terjadi pada tahun 1988 saat Idham Azis menjadi Perwira Samapta Kepolisian Resor Bandung.
Kemudian, dia dipercaya untuk menjadi Kepala Urusan Bina Operasi Lalu Lintas Kepolisian Resor Bandung pada tahun 1989.
Selanjutnya, jabatannya naik menjadi Kapolsek Dayeuhkolot pada tahun 1991.
Setelah itu, karirnya terus melejit hingga pada tahun 2019, dia dlantik menjadi Kapolri oleh Presiden Jokowi.
Setelah itu, pada tahun 2021, Idham Azis pensiun setelah menyerahkan mantel jabatannya kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Dengan catatan karir yang sangat panjang, ternyata kekayaan dari Jenderal Polisi (purna) Idham Azis cukup menakjubkan.
Dilansir inNalar.com dari laman E-LHKPN, jumlah kekayaannya ini bersumber dari harta bergerak dan tidak bergerak.
Adapaun harta tidak bergerak adalah berupa tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp 3.458.937.000,- 3,4 miliar.
Harta berupa tanah dan bangunan ini berada di dua kota dan dua provinsi berbeda, yakni di Kendari, Suawesi Tenggara dan Depok di Jawa Barat.
Tanah dan bangunan yang ada di Kendari berjumlah satu dengan luas 9932 m2 Rp 99.350.000,- atau sekiar Rp 99,35 juga.
Sedangkan aset yang berada di Depok, Jawa Barat berjumlah delapan dengan nilai mencapai Rp 3.359.637.000,- atau sekitar Rp 3,3 miliar.
Dengan begitu, jumlah aset tanah dan bangunan yang mantan Kapolri ini miliki adalah sebanyak Rp 3.458.937.000 atau sekitar Rp 3,4 miliar.
Aset lainnya milik Idham Azis adalah dua buah alat transportasi dan mesin berupa mobil yang bernilai Rp 730.000.000,- atau Rp 730 juta.
Mantan Kapolri ini juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 490.000.000,- (Rp 490 juta) serta kas dan setara kas dengan nilai mencapai Rp 834.871.813,- atau sekitar Rp 834,8 juta.
Selain itu, mantan Kapolri yang tergabung dalam tim sukses Prabowo dan Gibran ini juga tidak memiliki hutang sehingga kekayaannya utuh senilai Rp 5.513.808.813,- atau sekitar Rp 5,5 miliar. ***