Kapasitasnya 1,2 Megawatt Peak, PLTS Milik Pabrik di Karawang Jawa Barat Ini Ditarget Berkontribusi Turunkan Emisi CO2 Tahun 2030

inNalar.com – Tidak lama ini, terdengar kabar bahwa Perusahaan Teknologi Medis berbasis di Jerman, B Braun Indonesia,baru saja meresmikan pengoperasian PLTS di pabriknya.

Diketahui, pabrik B. Braun yang beroperasi di Karawang, Jawa Barat secara resmi telah mengoperasikan PLTS berkapasitas 1,2 MwP.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang baru saja diopersikan itu ditargetkan mampu menurunkan emisi karbon hingga 25% per tahunnya hingga 2030.

Baca Juga: Terbesar di Jawa Tengah, Kawasan Industri Senilai Rp15,3 Triliun Milik Dua Negara Ini Berhasil Gaet 83 Badan Usaha, Lokasinya…

Seperti yang dikutip dari laman Antara, PLTS baru di pabrik Karawang tersebut diresmikan oleh Presdir B. Braun Indonesia Rainer Ruppel pada hari Kamis, 18 Januari 2024 lalu.

Tidak hanya Presdir B. Braun Indonesia saja yang hadir, dalam persmian tersebut juga turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang Rosmalia Dewi.

PLTS baru di pabrik Karawang, Jawa Barat tersebut, diketahui mampu menghasilkan 1.673 GWh (gigawatt hour) listrik per tahunnya.

Baca Juga: Laba Bersihnya Anjlok 43,26 Persen, Besaran Utang PT Duta Pertiwi Nusantara Alami Penurunan

Tidak hanya itu, Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini juga dapat memenuhi sekitar 20-30 persen kebutuhan listrik di pabrik B.Braun Indonesia.

Sehingga, dari sini penggunaan bahan bakar fosil dapat dikurangi, dan tentu saja akan lebih ramah lingkungan.

Selain pengoperasian PLTS, Pabrik B. Braun yang berbasis di Jerman tersebut juga memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dalam memproduksi cairan dasar infus.

Baca Juga: Smelter Nikel Senilai USD 1,04 Miliar di Morowali Garapan Perusahaan Patungan RI-China Meledak! Adakah Korban Jiwa?

Kendati demikian, produsen cairan infusan itu belum juga dapat menjelaskan terkait detail ekspansi portofolio yang dimaksud.

Adapun sejauh ini, Pabrik B.Braun diketahui masih melakukan impor sejumlah bahan baku dan alat kesehatan dari Jerman.

Sebagai informasi, Pabrik B.Braun di Karawang, Jawa Barat merupakan pabrik pertama yang dibangun oleh Jerman di Indonesia.

Baca Juga: Berdiri sejak 1839, Masjid Tertua di Lampung Ini Bahan Bangunannya Menggunakan Campuran Telur Ayam?

Pabrik ini telah dibangun pada tahun 2017 lalu.

Dimana, pembangunannya ditempatkan di atas area lahan seluas 19 hektare, dan nilai investasi senilai Rp2 Triliun lebih.

Pabrik B.Braun Indonesia hingga saat ini masih memproduksi jenis Ecosol Ringer Lactate, Ecosol Glucose 5%, Ecosol Glucose 10%, Ecosol Glucose 5% & Sodium Chloride 0.9%, dan beberapa yang lainnya. ***

 

Rekomendasi