Kapan Idul Adha 2022? Simak Ketetapan Pemerintah Indonesia dan Alasan Perbedaannya dengan Arab Saudi

inNalar.com – Soal kapan Idul Adha 2022?, merupakan pertanyaan yang banyak dicari jawabannya oleh umat Islam terkait hari raya kaum muslimin tersebut, tidak sedikit yang bingung dengan perbedaan.

Ada perbedaan antara Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kemenag RI dan Arab Saudi yang menetapkan waktu wuquf jamaah haji yang berdampak pada keputusan kapan Idul Adha 2022 dilaksanakan?

Setelah melakukan sidang isbat pada Rabu, 29 Juni 2022 lalu, Kemenag RI memutuskan sepakat 1 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada Jumat, 1 Juli, sehingga kapan Idul Adha 2022? tinggal menyesuaikan saja.

Baca Juga: Brad Pitt Didiagnosis Mengalami Prosopagnosia, Penyakit Apakah Itu?

Hari raya kurban sudah diketahui dan dimaklumi sebenarnya pasti tanggal 10 Dzulhijjah, sehingga untuk menjawab kapan Idul Adha 2022?, maka dihitung saja mulai awal bulannya, yaitu 10 Juli.

Dari 34 provinsi melakukan pemantauan hilal di titik-titik sudah ditentukan, tak satupun ada yang menyaksikan hilal, itu berarti cukup untuk menetapkan 1 Dzulhijjah dan kapan Idul Adha 2022?.

“Tanggal 1 Zulhijah tahun 1443 Hijriah ditetapkan jatuh pada Jumat tanggal 1 Juli 2022,” jelas Wamenag Zainut Tauhid seperti dikutip inNalar.com dari laman Kemenag pada Jumat, 8 Juli 2022.

Terjadinya perbedaan antara Indonesia dan Arab Saudi juga membuat sebagian umat Islam bertanya-tanya, sebenarnya kapan Idul Adha 2022? Ormas Islam Muhammadiyah juga tangal 9 Juli.

Baca Juga: Twibbon Idul Adha 2022 Terbaru dengan Desain yang Lebih Menarik, Cocok Dibagikan ke Media Sosial!

Muhammadiyah sudah diketahui dengan menggunakan metode hisab, sehingga memutuskan kapan Idul Adha 2022 sesuai keputusannya, secara terpisah Direktur Urais dan Binsyar Kemenag RI Adib menjelaskan.

Kenapa pelaksanaan kapan Idul Adha 2022 bisa berbeda? Menurutnya waktu di Indonesia lebih cepat dari Arab Saudi 4 jam, sehingga bisa jadi hilal belum terlihat di tanah air.

Tetapi di Arab Saudi ketika sampai pada waktu rukyatul hilal kemungkinan besar bisa tampak sempurna, tidak tepat jika dipahami sebaliknya, karena di Indonesia lebih cepat 4 jama.

Maka seharusnya hilal tampak lebih dahulu dan waktu kapan Idul Adha 2022-nya juga cepat, ini tidak benar.

Baca Juga: Berikut Harga Emas 1 Gram Jumat, 8 Juli 2022: Apakah Harganya Tetap Stabil?

Adib menerangkan bahwa waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam.

“Waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam, sehingga hilal justru mungkin terlihat di Arab Saudi,” terang Adib menjelaskan waktu kapan Idul Adha 2022 di tanah air lebih cepat.

Adib juga menambahkan bahwa pemahaman bahwa Indonesia harus lebih awal merayakan Idul Adha itu tidak tepat.

“Jadi kurang tepat jika memahami karena Indonesia lebih cepat 4 jam dari Arab Saudi, maka Indonesia mestinya melaksanakan Hari Raya Idul Adha 1443 H juga lebih awal,” tambahnya lagi.

Perlu diketahui, PP Muhammadiyah memutuskan untuk melaksanakan waktu kapan Idul Adha 2022 pada Sabtu, 9 Juli. Hal ini sesuai ketentuan dan metode yang digunakan ormas Islam tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bandar Lampung Hari Ini Jumat, 8 Juli 2022 oleh BMKG: Berpotensi Berawan Sepanjang Hari

Kaum muslimin diharapkan tetap tenang dan tidak tersulut emosi dengan perbedaan yang ada, terus melakukan ibadah, fokus dan konsentrasi, para pengurus bisa memfasilitasi perbedaan.

Misalnya dengan membuat dua kali pelaksanaan sholat Idul Adha 2022, yaitu di hari Sabtu dan Minggu, ini tidak masalah sudah seharusnya kaum muslimin dewasa dalam mengahadapi perbedaan.

Keduanya harus berlapang dada dan saling menerima, tidak perlu ada debat adu argumen yang membuat hubungan sesama kaum muslimin rusak, lakukan yang dapat memperkuat umat Islam.***

Rekomendasi