

InNalar.com – Dalam artikel ini ingin membahas mengenai ceramah yang pernah dibawakan oleh Syekh Ali Jaber mengenai kunci sukses dunia dan akhirat.
Menurut Syekh Ali Jaber selama ia berdakwah di berbagai negara, hanya di Indonesia saja ia diminta untuk berdakwah mengenai rezeki, bagaimana cara mendapatkan kerja dan rezeki di dunia dan akhirat.
Tidak dibutuhkan akhirat saja tetapi dunia dan akhirat yang di butuhkan oleh orang Indonesia, menurut Syekh Ali jaber.
Syekh Ali Jaber berkata kalau ia hanya membahas akhirat saja pasti banyak yang menanyakan terus bagamana dengan urusan dunia kita.
Ketika Syekh Ali Jaber membaca isi ceramah mengenai dunia dan akhirat ia sudah tahu kalau itu ceramah pasti berasal dari Indonesia.
Karena di Indonesia menyukai ceramah yang berhubungan dengan dunia dan akhirat serta amalan-amalan yang mendatangkan rezeki menurut Syekh Ali Jaber.
Baca Juga: Brasil vs Serbia di Piala Dunia 20222, Lengkap dengan Preview dan Link Live Streamingnya
Menurut Syekh Ali Jaber ia selalu mendapatkan pertanyaan yang ujung-ujungnya selalu mengenai dunia.
Setelah Syekh Ali Jaber memahami karakter orang Indonesia, ia merangkum dan membikin buku yang gampang dipahami oleh orang Indonesia mengenai dunia dan akhirat.
Syekh Ali Jaber membuatkan buku rangkuman amalan mudah tetapi amalannya sangat menakjubkan. Mudah dihafalan dan diamalkan tetapi akan medapatkan pahala yang luar biasa.
Baca Juga: Yeri Red Velvet Siap Comeback dalam Drama Korea Cheongdam Internasional High School, Ini Sinopsisnya
Simak amalan apa saja yang harus diamalkan agar mendapat pahala di dunia dan akhirat menurut Syekh Ali Jaber.
Percaya sepenuhnya oleh Takdir, takdir itu menjadi salah satu rukun iman. Rukun iman ada 6 dan rukun islam ada 5, sholat ada 6 waktu. Banyak dari kita yang masih belum mempercayai sepenuhnya mengenai takdir.
Dan masih banyak sifat manusia yang masih belum adil karena ketika mendapat nikmat lupa bersyukur akan Allah.
Ketika manusia mendapat nikmat ia lupa bertanya kepada Allah “ya Allah kenapa aku mendapatkan nikmat ini?,” Sedangkan sebaliknya ketika manusia sedang di uji pasti akan bertanya kepada Allah “ya Allah kenapa saya di uji seperti ini?,” itu tanda manusia bersikap tidak adil. Maka dari itu, semakin kamu menerima takdir maka semakin hidupmu menjadi nikmat.
Tidak ada persoalan masalah takdir baik, justru kita bertambah senang kalau kita mendapat takdir yang baik. Justru menjadi masalah ketika kita ditimpa takdir buruk, ketka kita ditimpa masalah, ujian, kita sakit, penghasilan tidak mencukupi dan banyak masalah keluarga, masalah rezeki. Itu yang membuat banyak beban pikiran.
Tapi kita harus tau walaupun takdir itu ada baik dan buruk, kenyataannya buruk nampaknya buruk tapi hakikahnya baik.
Ketika kita di limpahkan rezeki berupa uang kita tidak menyadari kalau itu sebuah takdir baik tapi kita tidak pandai menyukurinya.
Padahal rezeki itu bukan hanya soal uang tetapi kesehatan, keturunan, kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat.
Sebenarnya kita harus berfikir bagaimana kita mendapat rezeki berupa uang dengan halal walupun hanya sedkit. Karna kalau kita pandai mensyukurinya hidup akan terasa nikmat.
Dan ketika kita bersyukur, Allah akan selalu tambahkan nikmat yang lebih dan lebih lagi.
Baca Juga: Jadi Fanboy Lyodra Ginting, DK iKON Asyik Tunjukkan Kebucinannya di Depan Orang Tua Lyodra Ginting?
Intinya kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki di dunia, dan kita juga harus mempersiapkan bekal akhirat kita nanti.
Jika kita merasa Allah menguji kita itu berarti tanda agar kita sadar bahwa kita punya banyak kesalahan.
Oleh karena itu perbanyak amalan akhirat yang insyaallah juga akan mendatangkan rezeki didunia.
Karena Allah tidak pernah ingin hambanya susah, Allah selalu membantu hambanya yang berikhtiar dan berdoa.
Baca Juga: Real Madrid Siap Rogoh Kocek sampai Segini demi Dapatkan Bek Serba Bisa Milik Bayern Munchen
Perbanyaklah amalan kepada Allah SWT dengan mengerjakan amalan wajib dan Sunnah yang sudah ia perintahkan.
Amalan yang dilakukan ialah dengan menjaga shalat, menjaga tahajud menjaga puasa dan membaca Al Quraan serta pandai-pandai mensyukuri nikmat.
Allah akan memudahkan manusia yang berserah kepadanya serta berikhtiar untuk mencukupi kebutuhan ia di dunia dengan cara menjalankan apa yang ia perintahkan
Tidak apa-apa kita memikirkan urusan dunia tetapi perlu kita ingat bahwa jangan sampai kita melupakan urusan akhirat.
Karna semua ujian yang kita alami itu buah dari rezeki yang akan dikasih oleh Allah SWT nanti.
Karna Allah tidak pernah ingin membuat hambanya susah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi