Kampung Tertua di Sulawesi Selatan Ini Memiliki Tradisi Bikin Bulu Kuduk Merinding, Nyali Auto Ciut!

inNalar.com – Daerah Sulawesi Selatan memiliki keanekaragaman mulai dari tradisi dan juga budaya, bahkan sampai sekarang para penduduk juga masih melakukan upacara adat dan juga menjaga kelestarian dari para leluhur.

Perkampungan ini merupakan kampung paling tua yang ada di Sulawesi Selatan, tidak hanya itu perkampungan ini ada terlebih dahulu dari pada perkampungan Kate yang berada di Tana Toraja sebelah utara.

Perkampungan ini juga berada di Tana Toraja sebelah utara dan wajib disinggahi ketika berada di Sulawesi Selatan untuk menambah wawasan tradisi dan juga rasa penasaran yang terbayarkan ketika berada di sana.

Baca Juga: Masjid di Jawa Tengah Ini Berbentuk Seperti Kapal Nabi Nuh, Lokasinya 25 Km dari Venetia van Java

Perkampungan ini merupakan salah satu perkampungan adat yang di Sulawesi Selatan dan memiliki nama kampung Adat Pallawa.

Perlu diketahui perkampungan adat satu ini memiliki tradisi yang tidak biasa, yaitu tradisi kebudayaan kanibal atau pemakan daging manusia.

Bagi penduduk yang ada di kampung Adat Pallawa memakan daging manusia manusia merupakan sebuah tradisi yang sudah ada sejak zaman leluhur.

 Baca Juga: Ajarkan Robotik Sejak Kelas 4 SD? Sekolah Mewah di Malang, Jawa Timur Ini Butuhkan Biaya 57 Juta Sekali Masuk

Tetapi tradisi tersebut tidak dilakukan hanya semena-mena saja melainkan ketika ada perang antar desa dan ketika ada manusia yang menjadi korban makan daging tersebut yang akan dimakan.

Atau dikonsumsi para penduduk dan darah di korban tersebut akan diminum namun seiring dengan berjalannya waktu dan berkembangnya zaman tradisi tersebut sudah tidak dilakukan lagi.

Untuk menggantikan daging manusia para penduduk akan menggantikannya dengan dengan makan ayam yang dikenal dengan sebutan Pallawa Manuk.

 Baca Juga: Habiskan Rp 161 M, Jembatan ‘Si Kembar’ di Jambi ini Hadir Temani Jembatan Tertua di Sungai ‘Harta Karun’

Pergantian tradisi yang awalnya dianggap mengerikan dan membuat bulu kuduk merinding tetapi tradisi tersebut sudah diganti oleh para tetua yang ada di Tana Toraja dan sudah disetujui. 

Maka ketika anda mengunjungi Kampung tertua di Sulawesi Selatan tidak perlu cemas dan khawatir dengan tradisi tersebut serta tidak perlu takut untuk mengunjungi Kampung Pallawa. 

Jarak yang ditempuh untuk pergi ke perkampungan tersebut memanglah cukup jauh, dari Kota Makassar ke daerah tertua di Sulawesi Selatan Kampung Pallawa membutuhkan waktu hingga 7 jam perjalanan. 

Untuk akses kesana tidak bisa bisa ditempuh dengan transportasi umum jadi para pengunjung harus membawa kendaraan sendiri agar lebih mudah.

Jarak yang ditempuh dari daerah Rantepao membutuhkan 12 km perjalanan untuk sampai ke daerah perkampungan Pallawa.

Perkampunga tersbeut memiliki Tongkonan sebanyak 11 bangunna dan masing-masing pada bangunna tongkonan tersebut memiliki lumbung padi.***

Rekomendasi