
inNalar.com – Kampung viral hadir dari Desa Buniwangi, Kecamatan Pagelaran, Cianjur, Jawa Barat. Kampung ini disebut Kampung Galon karena galon warna-warni menghiasi sekeliling rumah warga.
Dilansir dari Youtube Cianjur Turunan Kidul, untuk masuk ke Kampung Galon ini harus melewati jembatan kecil berbeton. Pada awalnya, kampung terlihat seperti biasa.
Tetapi setelah masuk ke area lebih dalam, warga dan orang yang mengunjungi desa viral di Jawa Barat tersebut akan disuguhkan dengan pemandangan yang anti mainstream.
Baca Juga: Koin Kuno Bergambar Kelapa Sawit Sukses Menarik Minat Kolektor Dibanderol Rp100 Juta
Kampung ini dipenuhi dengan bebatuan yang menyejukkan mata dan membuat tanahnya tidak becek ketika diguyur air hujan. Selain itu, kampung ini juga dipenuhi dengan rumah yang dikelilingi galon warna warni bak pelangi.
Galon diisi dengan air yang dicampur dengan pewarna makanan berwarna merah, hijau, kuning, dll.
Kebersihan di setiap rumahnya pun juga sangat terjaga. Setiap rumah di Kampung Galon, Jawa Barat ini dihiasi dengan tanaman yang disusun dengan rapi.
Dari wawancara yang dilakukan, seorang warga menyampaikan bahwa ini merupakan insiasi dari Solihin. Solihin melihat banyaknya galon yang tidak terpakai, akhirnya ia mengkreasikannya dengan membuat pagar galon ini.
Pria berusia 61 tahun tersebut menjadikan galon air sebagai pagar rumah sejak tahun 2020. Pria dari Jawa Barat ini memanfaatkan galon bekas sebagai pagar karena rumahnya berbentuk rumah panggung. Jika dipagari dengan tembok atau besi terlihat tidak cocok.
Lambat laun, akhirnya beberapa warga mengikuti idenya karena bentuknya yang unik dan indah dipandang.
Solihin juga mengajak warga desa yang lain melakukan hal yang sama untuk mengurangi sampah galon di sekitarnya.
Dia menuturkan akan mengajak warga lain di Kampung Galon untuk juga memanfaatkan galon atau barang bekas lainnya untuk mempercantik desa tersebut.
Tidak hanya memasang begitu saja, galon yang digunakan warga pun rutin diganti untuk menjaga kebersihannya.
Selain galon yang mempercantik rumah warga, kampung galon ini juga memiliki daya tarik tersendiri karena nuansa tradisionalnya.
Jalan di desa tersebut tertata dengan batuan sungai alami yang disusun rapi sehingga nampak bersih dan terawat.
Batuan ini juga yang membuat rumah-rumah Kampung Galon tidak kebanjiran. Air hujan yang deras tidak menggenang karena langsung terserap tanah.
Seperti milik Solihin, rumah warga mayoritas masih memiliki sisi tradisional khas Jawa Barat yakni rumah dengan gaya panggung zaman dulu.
Dinding yang mereka gunakan pun terbuat dari kayu. Hal tersebut menambahkan gaya otentik dari Kampung Galon di Cianjur, Jawa Barat ini.*** (Aliya Farras Prastina)