

inNalar.com – Perkampungan tradisonal yang terletak di kaki gunung Sulawesi Barat ini memiliki keunikan hingga terdapat hutan pinus yang memiliki luas hingga 2 hektar.
Rumah adat di perkampungan tradisional Sulawesi Barat ini juga tidak kalah menarik, bahkan masih terdapat beberapa rumah adat yang masih dilengkapi dengan lumbung.
Perkampungan tradisional di kaki Gunung Mambulilling Sulawesi Barat ini memiliki nama Tondok Bakaru yang terletak di Kabupaten Mamasa.
Sebuah perkampungan unik di Sulawesi Barat ini memiliki kerajinan tangan yang dihasilkan dari buah karya masyarakat yang ada disana.
Pemandangan yang disuguhkan perkampungan ini yaitu hamparan hijau dan juga perbukitan suasana perkampungan asri dan juga damai.
Mayoritas masyarakat yang menempati perkampungan tersebut memiliki profesi sebagai petani untuk mencari nafkah.
Hamparan persawahan yang berada di kaki gunung Sulawesi Barat ini memiliki bentangan panorama yang indah dan memikat hati bagi para pengunjung sehingga ingin kembali mengunjungi perkampungan unik tersebut.
Bahkan perkampungan unik di Sulawesi Barat ini memiliki sebuah perkebunan bunga anggrek, tanaman anggrek tersebut dibudidayakan oleh komunitas dari para pemuda.
Jumlah dari perkebunan anggrek di kampung unik Sulawesi Barat ini terdapat 10 kebun anggrek yang dijadikan sebagai tempat wisata yang menarik.
Jenis dari tanaman anggrek yang dibudidayakan oleh komunitas pemuda di Kampung Tondok Bakaru berjumlah 400 buah jenis tanaman anggrek.
Tidak hanya itu saja para pemuda juga membudidayakan tanaman endemik dan tidak dapat tumbuh di daerah lain.
Dilansir dari kemenparekraf.go.id, Kampung Tondok Bakaru di Sulawesi Barat ini merupakan perkampungan terakhir sebelum memasuki area taman nasional yang memiliki nama Gandang Dewata.
Makanan khas dari perkampungan unik di Kecamatan Mamasa Sulawesi Barat memiliki makanan khas yang lezat dan enak seperti sate panggang dan juga sambal pedas.
Dilansir dari Youtube @Program TV Tabalong potensi destinasi wisata di perkampungan unik ini cukup besar, disana juga terdapat pasar tradisional yang menjual aneka produk lokal.
Bahkan kerajinan tenun ikat yang diproduksi masyarakat lokal bisa dijadikan oleh-oleh dan cinderamata.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi