
inNalar.com – Siswa kelas 5 SD yang tengah memasuki bab 7 mata pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka tentunya akan menemukan latihan soal tentang ‘Kalimat Perintah’.
Siapkanlah buku paket kalian dan mulailah buka halaman 134. Baca dan pahami terlebih dahulu macam-macam kemungkinan bentuk kalimat perintah.
Berdasarkan klasifikasi yang diuraikan di awal, kalimat perintah biasanya disampaikan oleh seseorang dengan tujuan untuk mengajak, sekadar berharap, atau dalam konteks melarang seseorang dari melakukan sesuatu.
Kalimat yang mengandung ajakan biasanya akan ditemukan kata ‘ayo, mari, dan yuk’.
Baca Juga: Menulis Angka dan Bilangan, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Hlm. 131-134
Sementara jika kalimat mengandung harapan, maka biasanya pernyataan seseorang akan diawali dengan kata ‘harap dan hendaknya’.
Adapun bagi kalian yang akan melarang seseorang agar tidak melakukan satu hal khusus, maka biasanya ada kata ‘jangan’ terselipkan di awal kalimatnya.
Nah, pada buku Bahasa Indonesia halaman 134 siswa kelas 5 SD akan diperlihatkan beberapa ilustrasi gambar. Beberapa tulisan di antaranya yang dapat diamati sebagai berikut.
Lantas, dari sederetan plang tulisan di atas, manakah pengumuman yang menyatakan ajakan, harapan, atau larangan?
1. Ayo ke Museum!
Jenis kalimatnya adalah ajakan. Pasalnya, ada kata ‘Ayo’ dalam kalimat tersebut.
2. Yuk ke Museum Benteng Vredeburg!
Jenis kalimatnya adalah ajakan. Pasalnya, ada kata ‘Yuk’ dalam kalimat tersebut.
3. Harap Tenang
Jenis kalimatnya adalah harapan. Pasalnya, ada kata ‘harap’ dalam kalimat tersebut.
4. Dilarang Menginjak Rumput
Jenis kalimatnya adalah larangan. Pasalnya, ada kata ‘Dilarang’ dalam kalimat tersebut.
Saat ke Museum biasanya ada beberapa plang yang akan terlihat selama kita berkunjung ke sana, apa saja?
1. Jangan menginjak rumput
2. Harap tenang
3. Dilarang menyentuh benda
Baca Juga: Usai Realisasi Smelter Gresik Freeport, Prabowo Siapkan Babak Baru Hilirisasi Emas di Indonesia
Mengapa petunjuk itu penting?
Petunjuk itu penting karena pihak pengelola ingin memastikan para pengunjung dapat merasa aman dan nyaman selama berada di dalam Museum.
Selain itu, pengunjung juga ikut menjaga benda-benda yang dilestarikan dalam museum agar tetap terjaga dan tidak rusak.
Apa sajakah yang tidak boleh dilakukan saat mengunjungi museum?
Baca Juga: 8 Fitur Spesial Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen, Cara Pintar dalam Sekali Klik!
1. Tidak boleh merusak atau menyentuh benda yang ada di museum tanpa seizin pihak pengelolanya.
2. Tidak diperkenankan berteriak atau membuat keributan agar tempat pameran tetap terjaga ketenangannya.
3. Dilarang membawa makanan dan minuman agar museum tetap bersih dan rapi.
Apa saja yang dapat kalian amati dari ilustrasi?
Baca Juga: Ada yang Beda dari Imtihan Wathani Santri 2025 Kemenag, Fakta Mengejutkan Terungkap!
1. Pengunjung sedang melihat koleksi museum.
2. Terdapat 3 siswi sedang mendengarkan penjelasan Pemandu Museum saat menjelaskan sejarah dari patung tokoh nasional.
3. Terdapat perempuan berbaju kuning sedang sibuk memainkan handphone-nya.
4. Ada seorang anak laki-laki sedang menuruni anak tangga dengan wajahnya yang ceria.
5. Ada seorang anak laki-laki berkacamata hitam sibuk memotret benda bersejarah di Museum tersebut.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi