Kalahkan Rekor Trans Jawa, Jalan Tol Terpanjang RI Ini Bikin Pengusaha di Sumatera Selatan Bisa Napas Lega, tapi…


inNalar.com –
Siapa sangka, infrastruktur Sumatera Selatan akan mengalahkan rekor ruas jalan tol terpanjang RI di Trans Jawa.

Tidak hanya pecah rekor Trans Jawa, calon jalan tol terpanjang RI di Sumatera Selatan ini juga akan menjadi penghubung strategis dua provinsi.

Bahkan membuat tulang pungguh Trans Sumatera menjadi semakin kokoh berkat adanya ruas tol yang satu ini.

Baca Juga: LMAN Rogoh Duit Rp834,2 M Demi Proyek Jalan Tol di Sumatera Utara, Ada Potensi Cuan Selain KSPN Danau Toba?

Lintasan lebar di Sumatera Selatan ini disebut akan melampaui Jalan Tol Getaci Trans Jawa.

Bagaimana tidak, jalan tol yang melintang di sepanjang Sumatera Selatan ini panjangnya mencapai 329 kilometer.

Sebagai gambaran terlebih dahulu, sejauh ini rekor tol terpanjang di Indonesia mulanya berada di lintasan Getaci.

Baca Juga: Desain Unik Jembatan Tol 3D Senilai Rp11,05 Triliun di Batang, Jawa Tengah: Bikinnya Bak Susun Lego Raksasa!

Panjang ruas tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap ini diketahui mencapai 206,65 kilometer.

Seiring waktu, Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar di Lampung menyusul dengan panjang 140,9 kilometer.

Jika Jalan Tol Palembang – Bengkulu tersambung penuh, predikat tol terpanjang RI nantinya tidak lagi berada di Trans Jawa.

Baca Juga: Usai Proyek Jalan Tol Jogja-Bawen Dibikin ‘Melayang’, Desa Pelosok Yogyakarta Ini Sempat Kena Banjir Gegara Ini

Tentunya ruas tol penghubung Sumatera Selatan dan Bengkulu ini akan menjadi ikon terbaru di Trans Sumatera.

Namun perlu diketahui, kehadiran jalan lebar ini bukan sekadar soal gengsi megaproyek bernilai Rp85,51 triliun saja.

Proyek jalan tol tembusan Bengkulu ini juga bakal memudahkan para pengusaha batu bara di Sumatera Selatan.

Baca Juga: Tol Muara Enim Didepak dari PSN dan Batal Dibangun, Begini Suara Kekecewaan Masyarakat Sumatera Selatan

Selama ini, truk angkut tambang yang hendak melintas dari Palembang ke Muara Enim saja harus melipir jauh.

Pasalnya truk batu bara tidak diperkenankan untuk melintas di jalanan publik.

Bisa dibayangkan, lintasan jalur yang harus ditempuh bisa memakan waktu hingga 12 jam perjalanan.

Baca Juga: Lewat Jalan Tol di Jawa Barat Sepanjang 11,9 km Ini, Jakarta-Sukabumi Makin Sat Set, Auto Healing Tiap Pekan!

“Kehadiran tol akan memperlancar konektivitas, karena sebelum truk batubara dilarang melintas di jalan umum, waktu tempuh Palembang-Muara Enim bahkan mencapai 12 jam,” ungkap Herman.

Tuturan Herman Daru selaku Gubernur Sumatera Selatan tersebut dikutip inNalar.com dari Sekretariat Kabinet RI.

Sebagai informasi tambahan, Muara Enim sendiri merupakan daerah yang berlimpah potensi hasil tambang.

Badan Geologi Pusat Sumber Daya Minerba mengungkap potensi sumber daya terbukti batu bara di Sumatera Selatan.

Tepatnya di Kabupaten Muara Enim, terdapat potensi sumber daya terbukti mencapai 21,886 juta ton.

Dengan semakin lengkapnya jalan tol di Sumatera Selatan ini, diharapkan waktu tempuh dan kenyamanan distribusi barang semakin terwujud.

Tidak hanya potensi batu bara saja yang akan terbantu dengan adanya infrastruktur baru ini.

Beberapa daerah yang merupakan produsen sayur-mayur di Sumatera Selatan pun akan semakin terbantu berkat ruas ini.

Sekadar informasi, lintasan tol dari Palembang menuju Bengkulu masih baru terhubung hingga Prabumulih.

Namun dikarenakan adanya permasalahan finansial proyek yang menghambat, pembangunan tol ini harus ditunda hingga setelah Pilpres 2024 dilangsungkan.

Kelanjutannya perlu menanti keputusan lanjutan dari kabinet kepemimpinan setelah Presiden RI Joko Widodo turun tahta.

Diharapkan kepemimpinan Prabowo-Gibran nantinya bakal membuka ruang gerak proyek jalan tol di Sumatera Selatan ini menjadi semakin lebar.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]