
inNalar.com – Dalam hal persentase akses pendidikan dasar, tidak dapat dipungkiri Indonesia tidak selamanya tertinggal dari negara tetangga di ASEAN.
Berdasarkan data yang dirilis ASEAN Key Figures 2024 mengungkap bahwa tingkat partisipasi anak Indonesia dalam mengikuti pendidikan sekolah dasar ternyata melampaui Malaysia lho!.
Perhitungan data yang ada merunut dari akumulasi data Net Enrolment Rate (NER) primary education di tahun 2023.
Biasanya indikator tingkat persentasenya dinilai dari seberapa banyak anak usia kisaran 6-12 tahun yang secara aktif terdaftar di sekolah dasar formal.
Baca Juga: Gaji Guru di Indonesia Terendah se-Asia Tenggara? di Bawah Filipina, Tertinggal Jauh dari Singapura
Indikator lainnya yang mempengaruhi, yaitu menilai dari seberapa mudah infrastruktur pendidikan suatu negara diakses.
Nah, sebagaimana yang telah dibocorkan sebelumnya, persentase akses pendidikan dasar anak Indonesia lebih tinggi dari Malaysia.
Lantas, apakah negara kita menjadi negara dengan tingkat akses pendidikan dasar tertinggi se-ASEAN?
Eits, tunggu dulu. Rupanya Indonesia tidak berada di urutan teratas. Pasalnya, Singapura masih mengokohkan posisi puncak di dunia pendidikan.
Persentase akses pendidikan dasar Singapura menyentuh angka 99,1%. Pencapaian tersebut agaknya tidak begitu mengejutkan bagi warga di kawasan Asia Tenggara sebab UNESCO menempatkan negara ini pada urutan ke-9 dunia dalam hal kualitas pendidikan terbaik skala dunia.
Namun ada yang cukup mengejutkan dari data terbaru ini. Vietnam berhasil menyaingi persentase yang sama dengan Singapura dengan perolehan 99,1%.
Meski sudah terjawab bahwa negeri kita tidak menempati posisi tertinggi di Asia Tenggara, lantas di manakah posisi Indonesia di antara negara ASEAN lainnya?
Mari kita mulai dari negara Myanmar, sayangnya akses pendidikan dasar di negara ini hanya terbuka sebesar 54,8%. Angka tersebut tertinggal jauh dari negara kita.
Adanya konflik internal bisa menjadi faktor yang memengaruhi kondisi pendidikan dasar di negara tersebut. Lalu, bagaimana dengan Kamboja?
Anak-anak di Kamboja sendiri memiliki tingkat akses pendidikan dasar yang cukup melampaui jauh Myanmar, yaitu sebesar 86,8%.
Sementara Filipina berada di satu tingkat di atas Kamboja dengan persentase akses pendidikan sekolah dasar sebesar 87,7%.
Malaysia dan Brunei berbeda tipis nilainya, yaitu 97,4% dan 97,5%. Bahkan, Indonesia masih melampaui Laos (Lao PDR) karena tingkatannya 97,7%.
Baca Juga: Mohon Maaf! Beasiswa Ini Tak Dibuka Kemenkeu di 2025 Imbas Pemangkasan Anggaran
Adapun Indonesia berhasil menempati uruta yang ada di atasnya, yaitu 97,9%. Data ini memberikan optimisme bagi dunia pendidikan anak sekolah dasar di negeri kita.
Bagaimana pun, perbaikan pendidikan dasar akan menjadi stimulus maju bagi sistem jenjang selanjutnya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi