

inNalar.com – Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang mempunyai wilayah geografis eksklave di Indonesia.
Dengan luas daerah sekitar 767,8 kilometer persegi, Kabupaten Karanganyar memiliki 17 kecamatan yang tersebar menjadi 162 desa dan 15 kelurahan.
Kecamatan Colomadu adalah satu-satunya wilayah dari Kabupaten Karanganyar yang terpisah dari kecamatan lainnya.
Hal tersebut menjadikan Kecamatan Colomadu menjadi area eksklave dengan Kota Surakarta.
Selain menjadi daerah eksklave, Kecamatan Colomadu juga dikenal karena wilayah dengan luas paling sempit di Kabupaten Karanganyar hanya 15,64 kilometer persegi.
Dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar, terdapat 50 dusun, 119 RW, dan 518 RT yang mendiami Colomadu.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Perumahan dengan Fasilitas Terlengkap Seperti Kolam Renang di Sidoarjo
Colomadu terpisah karena adanya pabrik gula peninggalan Mangkunegaran sejak abad ke-18 yang saat ini sudah tidak beroperasi.
Asal-usul nama Colomadu yang berarti gunung madu diberikan oleh Mangkunagaro IV supaya nantinya dapat menjad pabrik yang menghasilkan gula pasir serupa dengan gunung.
Bermodalkan peralatan produksi yang canggih, Mangkunagaro IV membeli produk langsung dari Eropa agar menghasilkan produk yang maksimal.
Produksi besar-besaran pun dilakukan Mangkunagaro IV terhadap pabrik tersebut sampai membuatnya menjadi pengusaha terkaya pada zaman itu.
Sukses dengan Colomadu, Mangkunagaro IV membangun Tasikmadu sebagai pabrik gula lainnya yang berlokasi dekat dengan Colomadu.
Dulunya wilayah Surakarta, Karanganyar, Wonogiri, dan sebagian Gunungkidul merupakan daerah pemerintahan Mangkunegaraan. Alhasil Colomadu tetap menjadi area Karanganyar hingga sekarang.
Daerah Colomadu memang memberikan kenyamanan untuk penduduknya, tak ayal beredar kabar bahwa Presiden Joko Widodo sempat membeli seluas tanah di Colomadu.
Kabarnya setelah lengser dari gelar Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo akan pindah di Colomadu untuk rumah pensiunannya.
Saat ini, pabrik gula Colomadu sudah dijadikan museum dan tempat pagelaran acara ketika terdapat event yang dihelat pada kecamatan ini.
Museum dengan nama Museum De Tjolomadoe ini berlokasi di Jalan Adi Sucipto No. 1 Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.
Pengunjung bisa singgah di museum ini dengan merogoh kocek murah yakni 40.000 rupiah yang bisa dibeli secara daring melalui website resmi dan on the spot di Museum De Tjolomadoe. *** (Jessica Barans Widyasari)