

inNalar.com – Kabar mengharukan datang lagi dari Gaza, Palestina. Gadis kecil berusia sebelas tahun menulis surat wasiat.
Gadis berinisial AS ini menulis surat wasiat yang ditujukan untuk siapapun yang menemukannya jika ia mati syahid.
Dilansir inNalar.com dari unggahan X atau Twitter oleh akun @Marchfoward, isi wasiat ini sangat mengharukan.
AS dengan jelas menuliskan kata ‘wasiyah lakum’ yang berarti wasiat bagi kalian semua, dalam sebuah kertas.
Wasiat berbahasa Arab tersebut kurang lebih diterjemahkan menjadi bahasa Indonesia sebagaimana berikut:
“Aku adalah AS. Umurku 11 tahun, dan aku sangat berharap bisa mati syahid,” tulis gadis kecil ini.
Setelah memperkenalkan diri, gadis kecil dari Gaza Palestina ini mengungkapkan maksud dan tujuannya.
“Jika aku benar-benar mati syahid, aku telah mempersiapkan wasiatku untuk kalian semua,” lanjut gadis kecil ini.
Cerdasnya, bagian inti dari surat wasiat ini ditulis oleh AS dengan warna tinta yang berbeda, untuk memperjelas maksudnya.
Bagian awal, yakni perkenalan dirinya, ditulis dengan tinta hitam. Sementara bagian inti wasiatnya, ditulis dengan tinta biru.
“Aku berwasiat dan meminta tolong: jual semua perhiasan milikku. Uang hasil penjualannya minta tolong disedekahkan,” AS menyampaikan wasiat pertamanya.
Gadis kecil dari Gaza ini kemudian menyebutkan, sedekah seperti apa yang ia kehendaki dalam wasiatnya.
“Sedekahkan uang perhiasan itu untuk anak yatim dan anak-anak lain yang memerlukan,” tulis AS memberi penjelasan.
AS meminta tolong agar pakaian miliknya diberikan kepada siapapun yang membutuhkan.
“Minta tolong, ambil pakaianku dan berikanlah pada anak-anak yang membutuhkan,” lanjut AS.
Gadis kecil dari Gaza Palestina ini tak lupa meminta tolong kepada siapapun yang bersedia untuk menyediakan sumber air.
“Tolong, bangunlah sebuah sumur sebagai sumber air atas namaku, untuk menghilangkan dahaga mereka,” kata AS.
Gadis kecil Palestina ini tak lupa meminta doa kepada siapapun yang menemukan wasiat ini, agar ia selalu mendapat kebaikan.
“Aku minta tolong, ingatlah diriku dengan mendoakan kebaikan dan keridhoan untukku,” tulis AS.
Terakhir, gadis kecil dari Gaza Palestina ini meminta agar saudaranya dikebumikan di dekatnya.
“Jika saudara laki-lakiku syahid, kebumikan dia di sisiku. Karena aku sangat amat menyayanginya,” AS menulis permintaan terakhirnya.
AS mengganti tintanya menjadi warna hitam. Ia menuliskan nama lengkapnya di akhir wasiat: “Tertanda, gadis kecil dari Gaza, AS,”.
Hingga artikel ini ditulis, unggahan akun @Marchfoward pada 8 November tersebut, telah mencapai 1 juta jangkauan.
Unggahan tersebut mencapai 12 ribu like, 146 komentar, dan telah di retweet sebanyak 11 ribu kali.
Mayoritas warganet yang berkomentar hanya bisa mengirimkan stiker menangis, dan mengucapkan Allahu Akbar. ***