

InNalar.com – Pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR terus melakukan upaya pembangunan hingga perbaikan infrastruktur di berbagai daerah Indonesia.
Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah aktifitas masyarakat, hingga kemudahan pengiriman logistik.
Pembangunan tersebut tidak hanya berupa jalan tol yang memiliki tarif. Tetapi, jalan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Salah satu infrastruktur tersebut ialah, pembangunan jembatan gantung, yang dilakukan oleh Kementrian PUPR.
Berdasarkan angka statistik sejak 2015 hingga 2023 pembangunan jembatan gantung di Indonesia oleh PUPR melalui Ditjen Bina Marga sudah mencapai 558 unit.
Adapun rincian pembangunan jembatan tersebut ialah, pada tahun 2015 terdapat pembangunan 10 jembatan gantung dengan total panjang 762 meter.
Kemudian, pada tahun 2016 terdapat pembangunan 7 jembatan gantung dengan total panjang 720 meter, sebagaimana dilansir dari Instagram PUPR.
Sementara itu, pada tahun 2017 PUPR membangunan sebanyak 13 jembatan gantung yang memiliki panjang total 814 meter.
Selanjutnya, pada tahun 2018 pembangunan jembatan gantung mencapai 130 unit, mempunyai panjang total 9074 meter.
Adapun, pada tahun 2019 PUPR berhasil membangun jembatan dengan total panjang 9930 meter, terdiri dari 139 jembatan.
Namun, pada tahun 2020 jumlah jembatan gantung yang dibangun PUPR hanya berjumlah 41 jembatan degan panjang total 3288 meter. Kemudian, pada tahun 2021 naik menjadi 65 jembatan sepanjang 4974 meter.
Sedangkan, pada tahun 2022 PUPR berhasil melakukan pembangunan 68 jembatan gantung dengan panjang 5370 meter.
Sementara itu, untuk tahun 2023 ini PUPR menargetkan pembangunan 85 unit jembatan gantung.
Adapun, pembangunan jembatan gantung oleh PUPR dari tahun 2015 hingga 2023. Jembatan gantung terpanjang berada di ukuran 150 meter, dan ukuran terpendek yaitu 42 meter.
Pembangunan jembatan gantung sebagai salah satu infrastruktur sendiri bertujuan untuk memberi kemudahan dan mempersingkat akses masayarakat pedesaan saat mengurus berbagai kebutuhan.
Bahkan, pembangunan jembatan gantung ini menjadi penting. Karena, jembatan gantung merupakan hal vital.
Jembatan gantung menjadi akses sekaligus penghubung antar desa dalam melalukan berbagai kegiatan.
Di sisi lain kehadiran jembatan gantung tersebut juga bisa mempersingkat waktu tempuh dan jarak.
Adapun beberapa contoh jembatan gantung yang sudah berhasil dibangun oleh PUPR ialah sebagai berikut.
Mulai dari jembatan Gantung Kareho di Kalimantan Barat, Jembatan Gantung Girpasang di Jawa Tengah, hingga jembatan gantung Manembonembo – Girian Bawah di Sulawesi Utara. ***