

inNalar.com – Tak banyak menjadi sorotan, satu kota di Jawa Timur ini sukses memberantas kemiskinan.
Pasalnya banyak yang mengira kota Surabaya keluar menjadi daerah yang sukses menekan kemiskinan dengan gaya hidup metropolitannya yang kedua setelah Jakarta.
Selain itu, bukan pula Malang dan Jember dengan banyaknya usia produktif di daerahnya dan sebutan kota Pendidikan di Jawa Timur ini.
Baca Juga: Bikin Penasaran! Rekomendasi 12 Tempat Wisata di Kota Batu Yang Populer dan Wajib Dikunjungi
Lalu, kota mana yang berhasil sukses berantas kemiskinan di Jawa Timur ini?
Simak data-data rilisan penurunan tren kemiskinan di Kota Jember, Malang, dan Surabaya menurut Badan Pusat Statistik (BPS) berikut ini dari tahun 2020 hingga 2022.
Lumajang dinilai sukses memberantas kemiskinan di daerahnya. Pasalnya, tren penurunan kemiskinan di Lumajang cukup mencengangkan.
Berdasarkan data BPS tahun 2020 terdapat penduduk miskin di kota tersebut sebanyak 120,60 ribu jiwa.
Meski, pada tahun 2021 penduduk miskin di Lumajang sempat meningkat di angka 105,25 ribu jiwa.
Namun, pada tahun selanjutnya tren kemiskinan di Lumajang menurun drastis menjadi 95,04 ribu Jiwa.
Baca Juga: Miliki Terowongan Terpanjang di Indonesia, Jalan Tol di Jawa Barat Habiskan Dana yang Tak Sedikit
Meski Jember, Surabaya, dan Malang juga mengalami tren naik pada tahun 2021 dan menurun di tahun 2022, Lumajang sukses membawa angka kemiskinan di bawah 100 ribu jiwa.
Lumajang memiliki potensi yang cukup positif dibanding dengan ketiga kota tersebut.
Pasalnya dengan jumlah penduduk sekitar 130.823 ribu, Lumajang hanya memiliki tingkat pengangguran terbuka sebanyak 29.158 jiwa.
Perbandingan tersebut menujukkan tren yang sangat berpotensi peluang untuk semakin sukses dalam melanjutkan ambisi memberantas kemiskinan oleh Pemkab. Lumajang.
Namun, tingkat pengangguran ini juga perlu menjadi kewaspadaan Pemprov Jawa Timur dan Pemkab. Lumajang.
Pasalnya, tingkat kemiskinan memang menurun, tetapi tren pengangguran terbuka meningkat.
Perlu ada strategi khusus lanjutan dari Pemkab. Lumajang dan Pemprov. Jawa Timur untuk terus menembus keberhasilan dalam menekan tingkat kemiskinan dan memacu kesejahteraan rakyat yang lebih baik lagi.***