Jembatan Terpanjang di Jawa Timur Ini Habiskan Biaya Rp 100 Triliun dengan Panjang Capai 39 Km, Bisa Tebak?

inNalar.com – Jawa Timur bakalan mempunyai jembatan terpanjang dan termahal yang pernah ada.

Bahkan digadang-gadang lebih panjang dan lebih mahal dibandingkan dengan Jembatan Suramadu Jawa Timur.

Nantinya jembatan terpanjang dan termahal di Jawa Timur itu nantinya akan membentang sepanjang 39 kilometer.

Baca Juga: Jangan Tolak Makanan yang Disuguhkan! Mitos Mengerikan di Kalimantan Selatan Ini Undang Bahaya Jika Dilanggar

Namun tak sedikit lapisan masyarakat yang tidak suka dengan pembangunan jembatan terpanjang di Jawa Timur ini.

Padahal apabila jembatan terpanjang di Jawa Timur tersebut sudah jadi, bisa mendongkrak mobilitas dan ekonomi masyarakat.

Sebab, daerah tempat dibangunnya jembatan tersebut menjadi sentral penghasil bahan makanan.

Baca Juga: Biayanya Rp 165 Triliun! Riau Siap Bangun Jembatan Termahal Sekaligus Terpanjang di Dunia?

Namun sayangnya pembangunan jembatan tersebut tidak bisa terealisasi dalam waktu dekat.

Pasalnya setelah dihitung-hitung, anggaran yang dibutuhkan hampir mencapai Rp 100 triliun.

Dikutip dari laman pu.go.id, panjang jembatan yang akan dibangun di Selat Sunda mencapai 29 km dan membutuhkan anggaran Rp 100 triliun.

Baca Juga: Tidak Hanya Candi, Perahu Kuno Berusia 700 Tahun Berhasil Ditemukan di Jambi, Penasaran Dimana?

Terlebih, yang di Jawa Timur ini panjangnya 39 kilometer, tentu akan lebih mahal dari jembatan di Selat Sunda.

Jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan Bali dan Jawa melalui Selat Bali.

Proyek pembangunan jembatan tersebut direncanakan juga akan menyambung langsung ke jalur tol Jembrana Bali.

Tapi pihak masyarakat Bali enggan menyetujui rencana pembangunan jembatan tersebut.

Termasuk Gubernur Bali yang menolak dengan tegas adanya jembatan antara Jawa dan Bali.

Mitos yang beredar, lautan yang memisahkan antara Bali dan Jawa sebagai filter hal negatif yang bisa saja masuk lebih mudah.

Padahal Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sempat mendesak pemerintah pusat agar merealisasikan pembangunan jembatan itu.

Ternyata rencana pembangunan jembatan di Selat Bali sudah dicetuskan oleh guru besar di ITB sejak 1960.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]