

inNalar.com – Jembatan memiliki fungsi yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia.
Wilayah Negara Indonesia tidak hanya dipisahkan dengan lautan yang luas, namun, juga hamparan sungai yang membentang panjang di beberapa daerah.
Selain menghubungan antar daerah, ternyata di Indonesia juga ada beberapa jembatan yang menghubungan antar pulau.
Salah satu contohnya adalah Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Madura.
Contoh lain adalah jembatan di Batam ini yang menghubungkan antar beberapa pulau.
Nama dari jembatan ini adalah Jembatan Barelang. Nama Barelang sendiri adalah kependekan dari Batam, Rempang, dan Galang.
Jembatan Barelang merupakan jembatan terpanjang di Batam dan terletak di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Berbeda dengan jembatan yang lain, Jembatan Barelang adalah sebuah jembatan yang sambung menyambung menjadi satu kesatuan.
Tidak hanya itu, jembatan ini juga menghubungkan beberapa pulau di Kepulauan Riau.
Baca Juga: Habiskan Rp250 M, Tanjung Selor-Tanjung Buyu di Kalimantan Utara Bakal Menyatu Lewat Jembatan
Beberapa pulau tersebut antara lain adalah Pulau Batam, Pulau Nipah, Pulau Tonton, Pulau Galang, Pulau Galang Baru, dan Pulau Rempang.
Jembatan Barelang ini adalah jembatan terpanjang di Batam. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 2.264 meter.
Jembatan Barelang yang menghubungkan enam pulau ini memiliki nama yang berbeda-beda setiap jembatannya.
Yang pertama adalah Jembatan Tengku Fisabilillah sepanjang 642 meter.
Jembatan Tengku Fisabilillah ini menghubungkan antara Pulau Batam dengan Pulau Tonton.
Kemudian, yang kedua adalah Jembatan Nara Singa yang memiliki panjang sekitar 450 meter.
Jembatan Nara Singa menghubungkan antara Pulau Tonton dengan Pulau Nipah.
Selanjutnya adalah Jembatan Raja Ali Haji yang menghubungkan antara Pulau Nipah dengan Pulau Setoko.
Jembatan Raja Ali Haji memiliki panjang sekitar 270 meter.
Yang keempat adalah Jembatan Sultan Zainal Abidin yang memiliki panjang sekitar 365 meter.
Jembatan Sultan Zainal Abidin menghubungkan antara Pulau Setoko dengan Pulau Rempang.
Selanjutnya adalah Jembatan Tuanku Tembusai yang menghubungkan Pulau Rempang dengan Pulau Galang.
Jembatan Tuanku Tembusai memiliki panjang sekitar 385 meter.
Yang terakhir adalah Jembatan Raja Kecik yang memiliki panjang sekitar 180 meter.
Jembatan Raja Kecik ini menghubungkan antara Pulau Galang dengan Pulau Galang Baru.
Keenam nama jembatan tersebut diambil dari nama para raja yang pernah berkuasa pada zaman Kerajaan Melayu Riau.
Selain menjadi jembatan terpanjang, Jembatan Barelang juga merupakan ikon Kota Batam.
Jembatan ini terletak cukup jauh dari pusat kota, yakni sekitar 20 km.
Dalam pembangunannya, Jembatan Barelang menghabiskan dana sekitar Rp 400 miliar dan dibangun selama enam tahun.
Anggaran jembatan yang terhitung fantastis ini diambil dari anggaran Otorisasi Batam (OB).
Pembangunan jembatan ini dilakukan pada tahun 1992 hingga selesai pada tahun 1998.
Selain dikenal sebagai Jembatan Barelang, ternyata jembatan ini juga dikenal sebagai Jembatan Habibie.
Hal tersebut karena orang yang memprakarsai pembangunan jembatan ini adalah Presiden kedua Indonesia, yakni Presiden BJ Habibie.***