

inNalar.com – Jembatan Sawunggaling memilki nama lain Jembatan Joyoboyo. Jembatan ini menjadi salah satu ikon Surabaya, Jawa Timur.
Jembatan Sawunggaling memiliki panjang 150 meter yang menghubungkan ruas Frontage Wonokromo dengan Jalan Gunung Sari. Jembatan ini juga menjadi jalan masuk menuju terminal Joyoboyo.
Jembatan ini diresmikan pada tahun 2021. Selama pembangunannya menghabiskan dana sebesar 39 miliar.
Jembatan ini dibangun juga untuk menjadi ikon baru. Hal ini dikarenakan jembatan ini bukan hanya difungsikan tetapi segi keestetikannya juga diperhatikan.
Berbeda dengan jembatan Suramadu, jembatan Sawunggaling memiliki berbagai hiasan disamping jembatan ini.
Hiasan-hiasan ini menjadikan Jembatan Sawunggaling meskipun tidak sepanjang Jembatan Suramadu tetapi menjadi ikon baru di Surabaya.
Disamping Jembatan Sawunggaling terdapat 3 tiang lampu besar yang berwarna-warni. Tiang ini berbentuk seperti jamur.
Tiang lampu disamping Jembangan Sawunggaling cukup tinggi sekitar 6 meter. Dimana tiang lampu ini dapat menampilkan running teks bertuliskan Surabaya.
Selain itu, terdapat juga air mancur yang menghiasai Jembatan Sawunggaling ini. Air mancur ini menambah keestetikan Jembatan Sawunggaling.
Baca Juga: Telan Dana Hampir 6 Triliun, Jalan Tol Terpanjang se-Jawa Timur Ini Hubungkan Kediri dan Tulungagung
Air mancur ini menari-nari dan memancarkan sinar lampu. Menjadikan jembatan ini menjadi lebih indah dan terang.
Tak heran jika jembatan ini dijadikan ikon baru kota Surabaya meskipun tidak sepanjang jembatan lain. Tetapi memiliki daya tarik tersendiri.*** (Irma Agustiana)