

inNalar.com – Proyek Jembatan Pamuruyan Cibadak, Sukabumi yang dibangun dengan anggaran mencapai hampir Rp20 miliar kini amblas dan tidak lagi dikerjakan.
Diketahui, sudah sejak Januari 2023 jembatan Sukabumi ini terhenti pembangunannya.
Sampai dengan saat ini pembangunan jembatan tersebut tidak juga ada kejelasan, apakah proyek tersebut akan berjalan lagi atau tidak.
Warga setempat mengungkap jika pembangunan Jembatan Pamuruyan ini baru mencapai progres 30 persen.
Bahkan jembatan Pamuruyan ini mengalami amblas dan membuat warga sekitar panik, namun untungnya tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut.
Para penduduk setempat yang pernah menjadi pekerja dalam pembangunan tersebut mengungkap jika upah pekerja tidak dibayarkan.
Baca Juga: Telan Dana Rp88 Miliar, Kota Bogor Jawa Barat Bakal Punya Jembatan Layang Baru, Lokasinya Ada di…
Para warga mengatakan bahwa sang pengelola dari Proyek Jembatan Pamuruyan tidak membayar upah pekerja mencapai Rp4,5 juta.
Jembatan Pamuruyan ini sebenarnya mempunyai target rampung pada bulan Februari 2023, sehingga jembatan ini akan dapat dipergunakan saat lebaran nanti.
Dilansir inNalar.com dari Antaranews, Jembatan ini juga merupakan objek penting dikarenakan jalur nya yang menghubungkan Sukabumi dengan Bogor.
Hal tersebut membuat banyak masyarakat setempat berharap banyak atas adanya pembangunan Jembatan Pamuruyan.
Masyarakat menilai jika adanya jembatan tersebut akan mempermudah aktivitas serta membantu meningkatkan sektor ekonomi di kawasan tersebut.
Pihak pemerintah daerah pun mengungkap jika telah menerima banyaknya laporan terkait jembatan tersebut.
Namun, dikarenakan jembatan tersebut milik pemerintah pusat, pihaknya sedang mengupayakan untuk melaporkan ke pusat agar dilakukan perbaikan.
Sementara itu, jika keberhasilan dalam pembangunan proyek secara umum bergantung pada 8 ketepatan.
8 ketepatan ini di antaranya tepat biaya, tepat waktu, tepat aturan, tepat lingkungan, tepat manfaat, tepat keamanan serta tempat fungsi.***