

inNalar.com – Provinsi Jambi memiliki terobosan pariwisata yang berbeda dari kebanyakan wilayah lainnya. Salah satunya dengan adanya jembatan unik yang satu ini.
Jembatan unik di Kota Jambi ini bukanlah diperuntukkan bagi lalu lalang transportasi kendaraan, melainkan khusus untuk pejalan kaki.
Lebih uniknya lagi, jembatan ikonik Kota Jambi ini menyeberangi Sungai Batanghari yang lebarnya sekitar 300 – 500 meter.
Baca Juga: Warga di Prigen Pasuruan Temukan Candi saat Bersihkan Tempat Pemakaman Umum, Begini Penampilannya
Tak cukup di situ saja keunikannya, jembatan pedestrian ini disebut jadi yang termegah se Provinsi Jambi, bahkan satu-satunya jembatan pedestrian terpanjang di Indonesia.
Pasalnya, jembatan ikonik Kota Jambi ini memiliki panjang 503 meter dan lebarnya sekitar 4,5 meter.
Pemandangan perairan sungai Batanghari yang tenang dan lanskap perkotaan yang cantik pada malam hari menjadi salah satu alasan mengapa wisatawan sangat tertarik untuk pergi ke jembatan ikonik Provinsi Jambi ini.
Baca Juga: Selain WBL, Lamongan Juga Punya Wisata Akar Pohon Langit yang Unik, Cocok untuk Foto Instagramable
Nama jembatan pedestrian terunik ini adalah Jembatan Gentala Arasy. Pemaknaan di balik namanya pun terikat dengan histori keislaman pada masa awal Islam masuk ke Kota istimewa ini.
Adapun penyebutan Gentala berasal dari dua kata yang disingkat, yaitu Genta dan Tala. Genta artinya suara, sedangkan Tala artinya adalah lonceng.
Arasy yang boleh jadi memiliki keterkaitan dengan kosa kata bahasa Arab ‘Arsy ini artinya langit.
Jadi, jika nama jembatan terunik di Provinsi Jambi ini diuraikan namanya secara keseluruhan, maka dapat dimaknai bahwa Gentala Arasy ialah suara lonceng yang menggema ke langit.
Lonceng yang dimaksud dalam nama jembatan pedestrian terunik di Provinsi Jambi ini, mengarah pada menara Gentala Arasy yang terhubung di penghujung jembatan ini.
Menara Gentala Arasy yang terhubung ke ujung jembatan terunik di Provinsi Jambi ini mengeluarkan suara loncengnya sebagai pengingat sholat wajib umat muslim di kota tersebut.
Jembatan Gentala Arasy ini berada di daerah Kasang di Kota Jambi. Jam operasionalnya setiap pukul 00.00 hingga 22.00 WIB.
Jembatan ikonik Kota Melayu ini menghubungkan Tepian Tanggo Rajo menuju Kota Seberang Jambi.
Kemegahan jembatan khas Kota Jambi ini langsung dapat terlihat dari dua tepian tersebut. Maka, tak heran apabila biaya yang dihabiskan untuk membuat jembatan ini mencapai Rp 88,7 miliar.
Gaya bangunan modern dengan bentuk melengkung berbentuk huruf ‘S’ juga menjadi salah satu yang membedakan jembatan ini dengan jembatan di Indonesia pada umumnya.
Jika ingin berburu foto menarik di jembatan Gentala Arasy ini, wisatawan dapat berburu panorama langit keemasan di sore hari yang dipadukan dengan aliran sungai Batanghari yang tenang menjadi spot foto terindah yang bisa dimanfaatkan oleh wisatawan.
Jika berwisata ke jembatan ikonik Jambi ini pada malam hari, maka spot foto gemerlap lampu perkotaan di tepian daratan bisa menjadi angle terindah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi