Jembatan di Sukabumi Amblas Padahal Baru Pondasi, Warga Kritik dan Kecam Anggaran Rp19,49 Miliar Raib!

InNalar.com Pembangunan jembatan di Sukabumi dengan anggaran Rp 19,49 miliar amblas padahal baru tahap pondasi.

Melansir dari video TikTok @Muhidin, mengatakan proyek pembangunan jembatan Pamuruyan Cibadak mangkrak.

Proyek pembangunan jembatan ini dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2022, namun hingga Januari 2023 pembangunan jembatan ini terhenti.

Baca Juga: Dibangun Awal 2000-an, Jembatan Penghubung 2 Bukit di Hulu Sungai Tengah Ini Hadirkan Panorama Eksotis, Tapi..

Masyarakat sekitar mencium bau-bau korupsi mengingat jumlah anggaran untuk proyek jembatan ini tidak sedikit.

Selain adanya kecurigaan korupsi terhadap pengelolanya, ada juga kabar burung mengenai pekerja yang tidak mendapat bayaran.

Jembatan tersebut juga amblas, karena adanya penggalian untuk pondasi pembuatan jembatan yang kedua.

Baca Juga: Telan Dana Rp88 Miliar, Kota Bogor Jawa Barat Bakal Punya Jembatan Layang Baru, Lokasinya Ada di…

Direktur Latas Sukabumi menyampaikan, bahwa amblasnya jembatan tersebut merupakan sebuah kesalahan yang fatal.

Pengembang proyek yang tidak hati-hati dalam proses pengerjaan jembatan tersebut menjadikan alasan pembangunan ini tidak dilanjutkan.

Selain itu menambahkan juga bahwa proyek itu dari uang negara dan uang rakyat yang bernilai besar.

Baca Juga: Proyek Jembatan Rp2,14 Miliar di Takalar Sulawesi Selatan Pembangunannya Butuh Monitoring Ketat, Kenapa?

Sehingga perlu adanya ketegasan pemerintah dalam memilih para pengembang dalam pengerjaan proyek strategis ini.

Menurut video tersebut, konsultan pembangunan jembatan mengatakan bahwa kontraknya berakhir pada Desember 2022.

Seharusnya jembatan ini akan difungsionalkan pada hari raya Idul Fitri tahun 2023, namun faktanya terbalik.

Jembatan tersebut malah amblas dan menunggu pembangunan yang kedua dan mangkrak.

Masyarakat Sukabumi mengharapkan jembatan ini segera dibangun kembali hingga tuntas.

Mengingat jembatan satunya sudah berusia lama dan daya tahannya menurun sedangkan kendaraan semakin meningkat.

Selain itu jembatan ini juga merupakan jalan Nasional yang menghubungkann Sukabumi-Bogor sehingga sangat dibutuhkan oleh masyarakat. ***

Rekomendasi