

inNalar.com – Sebelumnya diketahui telah terjadi kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Ferdy Sambo.
Mengenai kasus kematian Brigadir J akhirnya banyak public figure yang mulai buka suara tentang kasus Ferdy Sambo.
Jefri Nichol salah satunya yang buka suara mengenai kasus yang menjerat Ferdy Sambo.
Baca Juga: Viral Wartawan Disuruh Bicara Dengan Pohon oleh Oknum Polisi, Kompolnas Tegaskan Dengan Cara ini
Dalam kritikannya mengenai kasus Ferdy Sambo dirinya menjelaskan sebelumnya anak Ferdy Sambo diduga bikin rusuh di sebuah klub malam.
Namun, dugaan yang dibuat Jefri Nichol ternyata salah dan langsung di ralat olehnya.
“Anaknya padahal udah bisa ribut di club malem, baru banget semalem,” jelas Jefri Nichol.
Dugaan tersebut salah dan Jefri Nichol segera menghapusnya dan minta maaf atas kesalahannya.
“Maaf, ternyata orang random teriak-teriak Sambo di depan klub, bukan anaknya,” jelasnya saat meralat.
Namun, spekulasi lain berlanjut, yaitu Jefri Nichol yang melirik Putri candrawathi yang tidak kunjung ditahan Polri.
Jefri Nichol menjelaskan bahwa semestinya pihak bersalah harus dijatuhi hukuman, dan tidak boleh bebas karena alasan tertentu.
“But still, kalo terbukti bersalah ya harus jalanin hukuman, I did my time so kenapa pejabat dikasih treatment yang berbeda dari warga sipil?” jelasnya.
“Terus gimana nasib balita balita yang dipenjara sama ibunya?,” lanjutnya.
Baca Juga: Link Live Streaming BRI Liga 1 Persita vs Madura United Kick off 18.15 WIB, Mudah Diakses dan Gratis
Selain itu Jefri Nichol juga tampak memperlihatkan kerisauannya mengenai warga sipil yang tidak mendapatkan perlakuan khusus seperti penjabat.
“Ga adil aja ketika warga sipil yang punya balita terus balitanya tetep dipenjara sedangkan pejabat dikasih keringanan walaupun anaknya udah dewasa,” jelasnya.
Banyak juga publik yang berasumsi tentang Jefri Nichol yang dengan berani mengungkapkan keresahannya.
Baca Juga: Rekontruksi Kasus Kematian Brigadir J, Begini Kesimpulan Komnas Ham Mengenai Hasil Rekontruksi
“Lu ga takut di teror org bayaran sambo ngetwit gini jef?,” tanya seorang pemilik akun twitter.
jefri Nichol mengaku jika dirinya siap untuk mati demi menguak asumsi yang tengah berkembang di publik.
“Kalo gua mati yaudah, poin poin yang selama ini kebentuk dari publik makin kuat kan,” jelasnya.***