Jayapura Jadi Lautan Api, Dampak Kericuhan Rombongan Pengarak Jenazah Lukas Enembe, Warganet: SDM Rendah!

inNalar.com – Terjadi kerusuhan di sejumlah titik yang dilintasi iring-iringan jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, pada Kamis, 28 Desember 2023 kemarin.

Akibat kerusuhan tersebut terdapat 14 orang yang terluka baik dari masyarakat sipil maupun anggotan TNI-Polri.

Selain adanya korban luka, kerusuhan itu juga menimbulkan sejumlah kerugian materiil.

Baca Juga: Telan Dana Rp16 Miliar, Jembatan di Batam Ini Panjangnya Cuma 180 Meter, Jadi yang Terpendek di Indonesia?

Kerugian materiil tersebut meliputi adanya 1 unit mobil yang dibakar dan lima kendaraan rusak berat.

Selain itu, tiga bangunan dirusak dan sekitar 25 unit rumah atau kios terbakar.

Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan ruko-ruko di persimpangan jalan Perumnas Waena terbakar.

Baca Juga: Nilai Investasinya Capai Rp4,6 Triliun, PT SDE Bangun Tambang Batu Bara Bawah Tanah Pertama di Indonesia, Kapasitasnya…

Video ruko-ruko terbakar itu diunggah oleh akun Instagram @memomedsos.

Beredarnya video tersebut tentunya menyulut emosi warganet yang menyayangkan beberapa properti hangus terselimuti api.

“Pantesan ketinggalan jauh sama daerah lain, SDM mereka benar-benar rendah, susah kalau mau bangun fasilitas -fasilitas mewah di sana,” tulis komentar akun @_akb*******.

Baca Juga: Peras Anggaran Rp2,2 Triliun, Proyek Bendungan di Gorontalo Ini Malah Bikin Warga Sekitar Resah, Kok Bisa?

“Mereka pernah sekolah apa enggak ya kira-kira?,” tulis komentar akun @ano****.

“Mungkin karena kurangnya pendidikan di sana kali ya jadi SDMnya rendah, mau aja dibohongin sama gubernurnya yang korup. Malah mereka jadiin pahlawan,” tulis akun @quee*******.

Diketahui bahwa Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal dunia pada Selasa 26 Desember 2023 di RSPAD Jakarta.

Baca Juga: 4 Orang Terkaya di Indonesia Ini Masuk ke Top 100 Orang Paling Kaya di Dunia, Ada Bos Tambang dan Perbankan!

Kemudian, pada tanggal 28 Desember jenazah tiba di Jayapura dan disambut ribuan pendukungnya.

Pada saat jenazah Lukas dibawa ke Stakin Sentani, masa melakukan aksi anarkis sehingga terdapat beberapa orang terluka.

Kericuhan pun kembali kerja ketika rombongan pengarak jenazah sampai di Waena.

Baca Juga: Bakal Untungkan Negara Rp586 T, Proyek LNG Blok Masela di Maluku Tenggara Ini Bakal Ditambah Komponen CCS dengan Daya Serap CO2 1,2 Gigaton

Masa membakar 25 rumah atau kios yang tentunya menimbulkan sejumlah kerugian materiil. ***

 

Rekomendasi