Jawa Barat Punya Situs Megalitikum, Lebih Tua dari Piramida Giza di Mesir, Keberadaannya Sempat Terlupakan?

inNalar.com – Keajaiban yang dimiliki Jawa Barat salah satunya adalah Situs Megalitikum Gunung Padang, yang terletak di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Situs Megalitikum Gunung Padang dilaporkan oleh Nicolaas Johannes Krom dalam tulisannya berjudul Rapporten Oudheidkundige Dienst pada tahun 1914.

Rapporten Oudheidkundige Dienst sebuah buletin dinas Kepurbakalaan. Krom melaporkan bahwa pada puncak Situs Megalitikum Gunung Padang terdapat empat teras yang tersusun.

Baca Juga: Hanya Beroperasi 3 Bulan Saja, Pabrik di Kalimantan Selatan yang Investasinya Rp36 Miliar Terbengkalai

Empat teras yang tersusun tersebut seperti dari batu besar kasar yang dihiasi batu andesit dan disetiap terasnya ada gundukan tanah yang ditimbun batu.

Keberadaan Situs Megalitikum Gunung Padang sempat terlupakan, karena terbatasnya suatu akses.

Sehingga pada tahun 1979 Situs Megalitikum Gunung Padang ditemukan kembali oleh masyarakat setempat.

Baca Juga: Bisa Hemat hingga Rp92 Miliar, PLTU di Kalimantan Barat Ini Dibangun Tahun 2016 dengan Kapasitas 20 Megawatt

Kemudian masyarakat tersebut melaporkan kepada pemerintah terkait tumpukan batu-batu persegi besar dengan ukuran yang berbeda namun tersusun rapi di tempat yang berundak.

Sejak saat itu, pemerintah melakukan konservasi dan penelitian pada Situs Megalitikum Gunung Padang tersebut.

Dalam hasil penelitiannya diketahui bahwa Situs Megalitikum Gunung Padang dibangun sekitar 3000-2000 tahun yang lalu.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Cafe Murah dan Instagramable di Bandung, Nomer 5 Ada Hidangan Spaghetti Jumbo

Para peneliti menemukan 5 teras atau undakan, berbeda dengan penemuan yang dilaporkan oleh Nicolaas Johannes Krom sebelumnya.

Diketahui bahwa teras berundak adalah buatan manusia terbuat dari batu alam atau dikenal dengan batuan kekar.

Dibentuk dengan rancangan yang unik yaitu dengan mendirikan diatas bukit pada ketinggian 895 mdpl.

Situs Megalitikum Gunung Padang bukanlah gunung aktif, melainkan sebuah bukit yang mempunyai ketinggian 895 mdpl, luas komplek utamanya 900 meter persegi, dan luas sekitar 3 ha.

Ahli sejarah mengatakan bahwa Situs Megalitikum Gunung Padang ini merupakan yang tertua di dunia. Bahkan mengalahkan Piramida Giza di Mesir.

Selain sebagai peninggalan bersejarah, pemerintah di daerah tersebut mengembangkan Situs Megalitikum Gunung Padang jadi salah satu sumber pendapatan masyarakat desa Karyamukti.

Pemerintah setempat melakukan pengembangan Situs Megalitikum Gunung Padang menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatan masyarakat di Desa Karyamukti.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]