Jarang Menginjak Daratan, Perkampungan Unik Kalimantan Barat Ini Harus Gunakan Speedboat untuk Beraktivitas

inNalar.com – Tidak ada habis-habisnya daerah Kalimantan Barat memiliki sebuah pemukiman yang tidak memiliki daratan.

Bahkan para penduduk setempat yang ada di kampung tersebut menggunakan kapal kecil atau speedboat untuk pergi ke tujuan mereka, tetapi penggunaan speedboat tidak boleh di gas kencang. 

Karena dapat menyebabkan bangunana rumah para penduduk di kampung tersebut akan mengalami goncangan sehingga mudah untuk roboh ketika ada speedboat yang melaju sangat cepat

Baca Juga: Indah Tapi Misterius, Pulau Eksotis Kep Talaud ini Ada Goa yang Simpan Ratusan Tengkorak Manusia 

Anak-anak yang bersekolah harus naik kapal terlebih dahulu agar sampai ke tempat sekolah, bangunan rumah yang ada di kampung tersebut terbuat dari papan kayu dengan desain rumah panggung yang berada di atas danau.

Perlu diketahui bahwa para penduduk setempat yang berada di perkampungan tersebut berprofesi sebagai nelayan untuk mencari nafkah dan menghidupi keluarganya.

Para penduduk setempat juga memiliki rasa simpati yang tinggi juga rajin bergotong royong untuk melakukan hal bersama seperti pengelolaan listrik di kampung tersebut.

Baca Juga: Rekor Jembatan Terpanjang di Indonesia Ternyata Ada di Kalimantan Timur, Punya Sistem Buka Tutup? 

Serta pengelolaan air bersih dan digunakan untuk penduduk setempat sebagai mandi dan juga memasak, listrik yang digunakan di perkampungan tersebut hanya digunakan pada malam hari saja.

Saat pagi, siang dan sore hari penduduk tidak menyalakan listrik, suasana perkampungan tersebut sangat sepi karena saat pagi hingga sore hari banyak penduduk yang mencari ikan sebagai sumber mata pencaharian para penduduk.

Perkampungan yang berada di atas laut di Kalimantan Barat tersebut memiliki nama Kampung Semangit, perkampungan ini dihuni oleh lebih dari 92 kepala keluarga.

Baca Juga: Mall dengan 3 Komplek Estetik Ini Punya Bridge Link dan Jadi Ikon Surabaya Timur, Pernah Mengunjunginya? 

Ketika sudah selesai mencari ikan para penduduk akan masuk kedalam rumah masing-masing untuk beristirahat dan bercanda gurau bersama keluarga untuk menghilangkan rasa lelah dan juga penat.

Itulah alasan Kampung Semangit memiliki suasana yang sepi, kegiatan para lelaki penduduk Kampung Semangit akan melakukan bongkar pasang jaring dan juga mengambil madu di hutan.

Diketahui bahwa para penduduk setempat yang menempati Kampung Semangit mengenyam pendidikan hingga lulus Sekolah Menengah Pertama SMP.

Sedikit dari penduduk Kampung Semangit yang bersekolah hingga SMA (Sekolah Menengah Keatas), para penduduk wajib bisa membaca dan menulis agar tidak mudah dibodohi oleh orang.

Meskipun hanya sampai duduk di bangku SMP saja tapi para anak muda yang berada di Kampung Semangit memiliki semangat yang besar untuk mengejar ilmu.

Agar mereka bisa membaca dan juga menulis dan tidak terlalu jauh ketinggalan dengan daerah-daerah lainnya.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]