

InNalar.com – Gejala anemia atau kurang darah adalah salah satu kelainan darah yang membuat Anda menjadi mudah lelah, pusing, hingga wajah pucat.
Jelas saja gejala anemia ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, karena sulitnya berkonsentrasi dan sakit kepala yang datang tiba-tiba.
Banyak orang yang tidak menyadari apa faktor penyebab dari anemia ini, bahkan sering sekali disepelekan.
Sedikit penjelasan mengenai anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah dalam tubuh berada di bawah kisaran normal.
Biasanya, wanita lebih rentan terkena anemia ketimbang pria. Apalagi, ketika perempuan memasuki masa pubertas.
Baca Juga: Atasi Anemia dengan 5 Makanan Penambah Darah yang Kaya Zat Besi, dari Sayuran Hijau hingga Hati Ayam
Di mana siklus menstruasi terkadang membuat wanita remaja sering kehilangan zat besi dan menimbulkan gejala kurang darah.
Maka dari itu, perlu adanya mengonsumsi zat besi untuk membantu meningkatkan sel darah merah.
Lalu, seperti apa faktor penyebab dari kondisi ini? inNalar.com telah melansir nya melalui kanal YouTube Floppy Disk.
Berikut 5 faktor penyebab gejala anemia
1. Kurang asupan gizi
Faktor utama penyebab anemia adalah kurangnya asupan gizi yang masuk ke tubuh kita.
Beberapa vitamin dan mineral tertentu punya peran penting dalam membantu meningkatkan sel darah merah. Seperti zat besi, asam folat, dan vitamin B12.
Baca Juga: 5 Manfaat Putih Telur untuk Kesehatan Tubuh: Mengontrol Tekanan Darah hingga Menurunkan Berat Badan
Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi sangat penting agar tubuh dapat memproduksi hemoglobin.
Tanpa memenuhi kebutuhan zat besi, tubuh Anda akan mengalami anemia.
2. Gangguan pencernaan
Mempunya gangguan atau masalah pencernaan dalam menyerap nutrisi, menjadi salah satu penyebab anemia.
Contoh gangguan pencernaan adalah kerusakan usus kecil yang akan mempengaruhi penyerapan zat besi, folat, dan B12 yang membantu proses pembentukan sel darah merah.
3. Jenis kelamin
Wanita mempunyai kadar hemoglobin dan hematokrit yang lebih rendah dibandingkan dengan pria.
Pada pria sehat, kadar hemoglobin normal adalah sekitar 14-18 gram/dl (gram per desiliter) dan hematokrit nya sekitar 41-50 persen.
Sedangkan pada wanita kadar hemoglobinnya berkisar 12-15 gram per desiliter, dan hematokritnya sekitarnya 36-44 persen.
Perbedaan inilah yang membuat wanita rentan terkena kurang darah.
Apalagi pada wanita yang sedang dalam masa puber, harus banyak mengonsumsi zat besi agar terhindar dari kondisi kurang darah akibat pengaruh siklus menstruasi.
4. Menstruasi berat
Menstruasi berat dapat menjadi pemicu terjadinya anemia pada wanita remaja maupun dewasa.
Ketika haid berlangsung lebih lama dan darah yang keluar lebih banyak, Anda beresiko kekurangan darah, karena darah yang dikeluarkan lebih banyak daripada darah yang di hasilkan.
Hal ini menjadi pemicu kurang darah yang menyebabkan kulit pucat dan mudah lelah.
5. Riwayat keluarga
Punya anggota keluarga yang terkenal anemia dapat menyebabkan resiko Anda akan mengalaminya juga.
Jenis kurang darah yang diturunkan kepada anggota keluarga adalah Sel Sabit.
Nah, itu tadi penjelasan mengenai lima faktor penyebab anemia yang mungkin jarang orang sadari. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan, dan selalu menjaga kesehatan.**
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi