Jaraknya 43 km dari Manado, Danau Terbesar di Sulut ini Punya Pulau Mungil hingga Panorama 3 Gunung dan Bukit

inNalar.com – Sulawesi Utara adalah provinsi dengan beragam kekayaan alam eksotis dan khas di setiap daerahnya, salah satunya danau yang satu ini.

Hanya berjarak 43 kilo meter dari Manado, terdapat danau terbesar di Sulawesi Utara yang luasnya mencapai 4.278 hektare.

Namanya adalah Danau Tondano, letaknya berada di Kab Minahasa, Sulawesi Utara.

Baca Juga: Jaraknya 47 Km dari Banyuwangi, Kawasan di Jawa Timur Ini Sering Disebut Little Afrika, Bisa Tebak Namanya?

Keindahan Danau Tondano cukup berbeda dari danau lainnya di Sulawesi Utara, sehingga danau ini menjadi ikon pariwisata Kab Minahasa.

Daya tarik utama yang menjadi kekhasan ikon Minahasa, Danau Tondano, adalah danau yang dikelilingi oleh beragam lanskap memukau yang jarang ditemui di danau daerah lainnya.

Apa yang berbeda dari danau terbesar dan terluas di Sulawesi Utara ini adalah pemandangan bentangan alam di sekitar danau yang menyajikan 3 gunung dan 1 perbukitan.

Baca Juga: Dibangun 7 Tahun Lamanya, Jembatan Unik di Padang Ini Namanya Diambil dari Novel Klasik, Pernah Melewatinya?

Para penjelajah Danau ikonik Minahasa ini akan terpukau dengan kegagahan Gunung Kaweang, Gunung Lembean, dan Gunung Masarang, serta cantiknya Bukit Tampusu yang mengelilinginya.

Pemandangan uniknya tak berhenti di situ saja, terdapat Pulau dengan ukuran mungil sekitar 100 meter x 30 meter yang berada di tengah Danau Tondano.

Tak heran jika seorang petualang berkewarganegaraan Jerman pun dibuat jatuh hati dengan keindahan Danau terbesar dan terluas di Sulawesi Utara ini.

Baca Juga: Terindah di Sulawesi Utara, Pulau Tak Berpenghuni di Likupang Ini Suguhkan Pesona Warna Laut Kristal Tosca

Dilansir dari laman resmi indonesia.go.id, Danau yang ada di daratan tinggi Minahasa Sulawesi Utara ini berhasil memikat perhatian seorang petualang asal Jerman bernama Johann Friedrich Riedel di tahun 1831.

Adapula seorang penulis bernama Reinhold Grundemann juga ikut mengabadikan pesona langka Danau Tondano ini pada bukunya yang berjudul ohann Friedrich Riedel: ein Lebensbild aus der Minahassa auf Celebes (1873).

Bahkan, media cetak berbahasa asing, seperti De Indische Courant, pun ikut mengulas Danau terbesar di Sulawesi Utara ini.

Danau Tondano terbentuk dari aktivitas vulkanis dahsyat di masa lampau.

Dahulu kedalaman danau terindah di Minahasa bisa mencapai 40 meter.

Namun, sejak pertumbuhan eceng gondok di sekitar Danau Tondano, kedalamannya pun kian menyusut.

Pada tahun 2020, diketahui bahwa kedalaman Danau cantik ini hanya tinggal 13,5 meter.

Sejak saat itu lah Pemerintah Minahasa memberikan perhatian khusus kepada Danau Tondano untuk menangani permasalahan tersebut.***

Rekomendasi