

inNalar.com – Cabai rawit adalah salah satu makanan pokok dari semua masakan. Dimanakah daerah penghasilnya terbesar di Jawa timur?
Oleh karenanya, dalam artikel ini terdapat penjelasan 5 daerah penghasill cabai rawit yang terbesar di Jawa Timur, apakah Banyuwangi?
Sebagian besar masyarakat Indonesia menyukai makanan yang pedas. Jadi, tak heran jika warga Indonesia menyukai cabai rawit.
Baca Juga: Tidak Hanya Bugis, Inilah 8 Suku di Sulawesi Selatan yang Budayanya Tersebar di 24 Kabupaten
Faktanya pun di sebagian besar dapur Indonesia selalu ada cabai rawit sebagai bahan untuk pelengkap masakan.
Contohnya adalah masyarakat Provinsi Jawa Timur yang tidak pernah kehabisan cabai rawit.
Perlu diketahui, Provinsi Jawa Timur merupakan penghasil cabai rawit terbesar di Pulau Jawa.
Seperti diketahui, pada tahun 2022 produksi cabai rawit di Jatim cukup tinggi.
Pada tahun itu, Jawa Timur mampu memproduksi cabai rawit sebanyak 6.124.089 kuintal.
Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 yang hanya 5.788.830 kuintal.
Dari sekian banyak daerah penghasil cabai rawit di Jawa Timur, manakah yang terbesar?
Seperti dikutip dari BPS, terdapat 5 kabupaten penghasil cabai rawit di Jawa Timur.
Namun produksi tertinggi terdapat di kabupaten paling timur Pulau Jawa.
Kabupaten ini mempunyai wilayah terluas di Jawa Timur.
Kabupaten dengan produksi cabai rawit terbesar di Jawa Timur adalah Banyuwangi.
Kabupaten Banyuwangi mampu memproduksi cabai rawit sebanyak 1.042.988 kuintal pada tahun 2022.
Berikutnya Kabupaten Malang dengan produksi 874.337 kuintal.
Lalu ada Kabupaten Kediri yang total produksi cabai rawitnya mencapai 811.942 kuintal.
Selain ketiga kabupaten tersebut, berikut sederet kabupaten dengan cabai rawit terbanyak di Jatim:
1. Banyuwangi: 1.042.988 kuintal
2. Malang: 874.337 kuintal
3. Kediri: 811.942 kuintal
4. Sampang: 491.112 kuintal
5. Tuban: 366.783 kuintal
Inilah 5 kabupaten dengan produksi cabai rawit terbesar di Jatim menurut BPS 2023.***