Jangan Terlambat! Konsumsi Rempah Ini Setiap Hari untuk Obati Diabates: Ampuh Banget!

inNalar.com – Masyarakat dapat mengonsumsi bahan rempah yang satu ini sebagai obat alami menyembuhkan diabetes.

Penyakit diabetes sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Bahkan di Indonesia sendiri tercatat ribuan pasien diabetes setiap bulannya.

Kadar gula darah terlalu tinggi merupakan diagnosa awal seseorang terserang diabetes.

Baca Juga: Ramai di Twitter, 34 Juta Data Paspor Indonesia Diduga Bocor! Netizen Sebut Indonesia Negara Open Source

Gejala diabetes akan timbul setelah beberap waktu setelah seseorang terkena diabetes.

Misalnya luka pada kaki, pembengkakan pada beberapa bagian tubuh hingga kerusakan organ dalam manusia.

Penyakit diabates yang tidak segara diobati akan berakibat fatal bagi tubuh. Berujung pada kelumpuhan, disfungsi otak hingga kematian.

Baca Juga: Bahaya Duduk Terlalu Lama di Depan Komputer, Bisa Menyebabkan Kematian? Hati-hati

Lantas rempah yang satu ini telah dibuktikan dapat menurunkan kadar gula darah yang cukup signifikan.

Rempah tersebut yaitu kunyit. Menurut penelitian oleh Diabetes Care, dengan mengonsumsi kunyit secara rutin selama 9 bulan dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

Takaran kunyit minimal untuk dikonsumsi adalah 1,5 gram setiap dua hingga tiga kali sehari.

Baca Juga: Cukup Dioles dengan Sitrun dan Sunlight, Noda Kerak Membandel Kamar Mandi Langsung Kinclong!

Umumnya kunyit dimanfaatkan sebagai bahan dasar jamu herbal untuk dikonsumsi.

Namun Penderita diabetes juga bisa mencampurkan bahan kunyit dengan bahan masakan atau campuran olahan makanan.

Selain itu, mencampurkan perasan kunyit dengan air hangat bisa menjadi pilihan temudah untuk memgonsumsi kunyit.

Setelah mengonsumsi kunyit secara rutin selama 9 bulan, target penurunan kadar gula darah dapat mencapai 18%.

Dengan data itu, bisa diketahui bahwa penyakit diabetes dapat disembuhkan hanya dengan mengonsumsi kuniy.

Tetapi tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter apabila timbul permasalahan lebih lanjut akibat diabates.

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Untuk itu jaga pola makan dan pola hidup untuk menghindari penyakit gula darah yang satu ini. *** (Rifqi Putra Kurnia Haq)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]