

inNalar.com – Kasus meledaknya septic tank yang ada di Sulawesi Selatan membuat publik bertanya-tanya.
Bagaimana bisa seorang yang hendak BAB sembari merokok, membuat septic tank meledak tiba-tiba.
Bahkan parahnya, korban mengalami luka bakar sekira 40 persen akibat septic tank yang meledak.
Ternyata ada alasan mengapa septic tank didesain sedemikian rupa agar tidak berbahaya.
Pasalnya kotoran manusia yang diolah oleh bakteri di dalam septic tank menciptakan sebuah gas metan.
Tak hanya itu, kebiasaan buruk ketika menggunakan kloset juga berdampak pada septic tank.
Baca Juga: Gula Darah Rendah?, Kenali Penyebab, Gejala, dan Pencegahan Hipoglikemia Menurut dr Haekal Anshari
Dikutip dari Tiktok @karya_sipil.id, septic tank didesain sedemikian rupa agar tidak bisa penuh.
Hal itu disebabkan oleh bakteri yang mengolah kotoran mampu mengurangi volume septic tank.
Tapi beda halnya jika terbiasa menyiram kloset dengan menggunakan sabun.
Hal itu bisa berdampak pada hilangnya bakteri pengurai kotoran, yang akhirnya membuat kotoran menumpuk.
Itulah hal sepele yang membuat septic tank harus rutin disedot karena isinya yang sudah penuh.
Padahal apabila tidak memasukkan cairan sabun atau zat kimia apapun, kapasitas septic tank bisa bertahan cukup lama.
Selain itu, membuang benda-benda ke dalam kloset juga bisa mengganggu sistem kerja septic tank.
Benda yang sering dibuang ke kloset seperti pembalut, tisu, sampah, putung rokok, dan sebagainya.
Oleh sebab itu, hentikan kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa mengganggu cara kerja septic tank.
Pastikan hanya air dan kotoran saja yang masuk ke dalam kloset, agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.***(Faisal)