

inNalar.com – Transmigrasi adalah program pemindahan penduduk yang sebenarnya telah dilakukan sejak era kolonial Belanda.
Program Transmigrasi tersebut kembali dilaksanakan pada masa pemerintahan Presiden ke-2 Soeharto.
Program Transmigrasi pada masa kepemimpinan Soeharto mulai di dilakukan pada tahun 1969.
Bahkan, program transmigrasi tersebut dijadikan sebagai prioritas nasional di era Soeharto.
Pada saat itu, program transmigrasi itu dinamai dengan Program Pelita. Program Pelita merupakan singkatan dari Pembangunan Lima Tahun.
Meskipun namanya lima tahun, pada realitanya berjalan lebih dari itu.
Hal tersebut karena program Pelita ini terdapat program pertama, kedua, dan seterusnya.
Program Pelita I dilakukan pada tahun 1969 hingga tahun 1973 yang berfokus pada penyebaran penduduk dari Pulau Jawa ke pulau lain.
Program Pelita II ini dilakukan pada tahun 1974 hingga tahun 1979 yang lebih berfokus kepada program pembangunan daerah.
Program Pelita III dilakukan pada tahun 1979 sampai tahun 1984 berfokus pada perpindahan penduduk yang bertujuan untuk pembangunan daerah asal dan daerah transmigrasi.
Program Transmigrasi ini tentunya menuai pro dan kontra antar golongan masyarakat.
Dalam hal ini presiden Soeharto mengeluarkan statementnya terkait program Transmigrasi.
Bersumber dari video yang diunggah oleh akun youtube/President Files menampilkan Soeharto yang menanggapi perosalan Transmigrasi.
Soeharto mengatakan transmigrasi tidak hanya memindahkan penduduk semata. Apalagi, transmigrasi bertujuan untuk memindahkan kemiskinan, tentunya tidak.
Program ini dilaksanakan dalam rangka lebih meningkatkan pendapatan terhadap transmigrasi.
Sehingga pendapatan masyarakat kemudian dapat mencukupi kebutuhan akan hidupnya.***