Jakarta International Stadium Diresmikan, Anies Baswedan Sebut Dibangun Tanpa Mengorbankan Kelestarian Alam

inNalar.com – Anies Baswedan dalam sambutannya ketika meresmikan Jakarta International Stadium atau JIS, menyebutkan bahwa bangunan megah tersebut dibuat tanpa mengorbankan kelestarian alam.

Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan sebaliknya JIS merupakan penopang kelestarian alam atau lingkungan sekitar, komitmennya sebagai bangunan hijau platinum sudah sejak awal dicanangkan dalam rancangannya.

Dalam istilah arsitektur menyebutnya sebagai green building yang merupakan predikat tertinggi untuk bangunan dengan penerapan ramah terhadap lingkungan atau alam sekitarnya, Anies Baswedan mengatakan JIS harus menjadi contoh.

Baca Juga: Hari Kartini 21 April 2022 akan Diwarnai Aksi Demonstrasi, Rocky Gerung Sebut Habis Gelap Terbitlah Terang

Orang nomor satu di DKI Jakarta itu juga menjelaskan bahwa bangunan megah tersebut dibuat dengan rasa penghargaan terhadap alam, sebab manusia merupakan bagian tak terpisahkan darinya dan akan selalu menjadi pelindungnya.

Anies Baswedan tak lupa menyampaikan bahwa JIS juga akan menjadi acuan bagi bangsa lainnya terkait bangunan  sarana olahraga yang terbaik, dan tidak lupa dengan budaya lokal setempat yaitu Betawi juga masuk dalam pertimbangan rancangannya.

Dikutip inNalar.com dari artikel Pikiran Rakyat berjudul Anies Baswedan Klaim JIS Dibangun Tanpa Korbankan Kelestarian Alam pada Rabu, 20 April 2022 Gubernur DKI Jakarta juga menyebut stadion JIS cukup rumit.

Baca Juga: Apa Maksud Ungkapan RA Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang? Simak Penjelasannya Lengkap Berikut Ini

Mantan Menteri Pendidikan itu menuturkan JIS dibangun dengan tingkat kerumitan, kecanggihan, dan keahlian yang tertinggi.

Stadion ini katanya dia dibangun dengan semangat mengejar kesempurnaan. Proses pembangunannya mencetak berbagai rekor dalam bidang konstruksi dan akan menjadi tolok ukur baru yang harus dikejar oleh bangsa-bangsa lain di dunia.

“JIS ini juga dibangun dengan rasa penghormatan alam, kita adalah bagian dari alam dan kita melakukan pembangunan dengan melindungi alam,” tuturnya.

Pembangunan JIS lanjut Anies Baswedan tidak melupakan karakter dan budaya lokal Jakarta.

Baca Juga: Profil Maria Walanda Maramis, Kartini dari Minahasa, Sosok Pahlawan Wanita dari Sulawesi Utara

Elemen betawi pada JIS memperkuat citra betawi sebagai komponen bangsa yang sejak dulu jadi tuan rumah yang baik bagi begitu banyak unsur-unsur bangsa yang datang dan tinggal di Jakarta.

Setelah diresmikannya JIS, Anies Baswedan menyebut masyarakat Indonesia nantinya siap menjamu warga dunia.

Oleh karena itu, ia meminta agar seluruh warga Jakarta mau menjaga bersama keberadaan JIS.

Di samping itu, JIS juga harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dan harus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

Sebab stadion ini dibangun bukan untuk dinikmati pada saat selesai. JIS diyakininya bisa menjadi stadion yang menginspirasi. Menjadi sarana munculnya karya dan prestasi anak bangsa.***

(Amir Faisol/Pikiran Rakyat)

Rekomendasi