

inNalar.com – Renaga Tahier membeberkan sulitnya membangun kecocokan dengan lawan mainnya Janis Aneira dalam Para Pencari Tuhan Jilid 16.
Sinetron Ramadhan 2023, Para Pencari Tuhan Jilid 16 beberapa waktu lalu mengumumkan daftar pemain baru.
Daftar pemain baru sinetron Ramadhan 2023 Para Pencari Tuhan Jilid 16 antara lain Renaga Tahier dan Janis Aneira.
Renaga Tahier dalam sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16 akan memainkan seorang tokoh King.
King diceritakan dalam sinetron Ramadhan 2023 di SCTV ini sebagai seorang ketua dari anak punk.
Sedangkan Janis Aneira memerankan Isyana, seorang murid pesantren dalam sinetron Ramadhan 2023 yang tayang di SCTV pada waktu sahur nanti.
Baca Juga: Pemain Para Pencari Tuhan Jilid 16 Gunakan Nama Kartun Sebagai Julukan saat Jadi Anak Punk
Anak punk King menjadi tokoh yang jatuh cinta kepada Isyana dan selalu mengejar-ngejar wanita tersebut.
Karena Renaga Tahier dan Janis Aneira dipasangkan dalam sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16 ini, membuat banyak fans yang penasaran dengan kemistri atau kecocokan mereka.
Menjawab pertanyaan tersebut, Renaga Tahier membeberkan sulitnya membangun kecocokan dengan tokoh dan lawan mainnya.
Baca Juga: Profil Udin Nganga Pemeran Para Pencari Tuhan Jilid 16 Akan Berubah Karakter Menjadi Anak Punk
“Pas membangun kemistrinya pasti ada kesulitan. Karena di peran ini saya tergila-gila banget sama dia (Isyana) dan bagaimanapun caranya harus ketemu sama dia,” ungkap Renaga Tahier dalam kanal YouTube Ai Yam Krispee.
Dalam usaha membangun kecocokan tersebut Renaga Tahier mengungkapkan dirinya hingga terus menerus berusaha agar bertemu dengan Janis Aneira.
“Kalau di luar syuting pun, percaya gak percaya. Itu saya sampai ikut ke apartemennya biar sering ketemu,” lanjutnya.
Baca Juga: Transformasi Udin Nganga Pemain Para Pencari Tuhan Jilid 16, Tinggalkan Hansip Kini Jadi Anak Punk
Menanggapi ungkapan di atas, Janis Aneira menjelaskan bahwa kedua gedung apartemen mereka berada di lokasi yang saling berekatan.
Meskipun dekat, Janis Aneira dan Renaga Tahier jarang berpapasan atau bertemu.
Demikian informasi tentang Renaga Tahier yang membeberkan tentang kesulitannya membangun chemistry dengan lawan mainnya Janis Aneira. ***