

inNalar.com – Berikut jadwal perempat final bulutangkis Asian Games 2022, di mana ada tiga big match termasuk Anthony Sinisuka Ginting vs Li Shifeng.
Ada tiga pebulutangkis Indonesia termasuk Anthony Sinisuka Ginting yang akan tampil di perempat final bulutangkis Asian Games 2022.
Anthony Sinisuka Ginting dkk akan berhadapan dengan para lawan sengit di perempat final Asian Games 2022, Kamis (04/10/23).
Anthony Sinisuka Ginting sendiri akan berhadapan dengan Li Shifeng selaku unggulan keenam asal China.
Anthony Ginting bisa dibilang unggul segalanya dari tuan rumah. Yakni merupakan peringkat kedua, sedangkan Li Shifeng posisi kedelapan dalam ranking BWF.
Lalu Anthony Sinisuka Ginting selalu menang 4-0 dalam head to head BWF melawan Li Shifeng.
Selain Anthony Sinisuka Ginting, ada Gregoria Mariska Tunjung yang berhadapan dengan Aya Ohori asal Jepang.
Gregoria Mariska sendiri merupakan peringkat 7 dunia, sedangkan Aya Ohori ada di posisi ke-20.
Secara head to head, Gregoria Mariska selalu menang dalam dua pertemuan keduanya.
Baca Juga: Ada Jejak Manusia Purba, Istana Goa Megah di Padalarang Jawa Barat ini Beri Kesan Misterius karena…
Lalu terakhir ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang akan melawan Lee Yang/Wang Chi Lin.
Fajar/Rian sendiri merupakan peringkat pertama, sedangkan Lee Yang/Wang Chi Lin ada di posisi ke-12 dalam ranking BWF.
Head to head keduanya, keunggulan dipegang Fajar/Rian 4-2 dari Lee Yang/Wang Chi Lin.
Meski demikian, Lee Yang/Wang Chi Lin tidak bisa diremehkan karena mereka merupakan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
Maka akan menarik untuk menyaksikan perjuangan Anthony Sinisuka Ginting dkk di perempat final Asian Games 2022.
Untuk lebih lengkapnya, berikut jadwal perempat final Asian Games 2022:
Court 1:
16.00 WIB: Anthony Sinisuka Ginting (1/Indonesia) vs Li Shifeng (6/China)
Court 2:
08.50 WIB: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (1/Indonesia) vs Lee Yang/Wang Chi Lin (Chinese Taipei)
18.00 WIB: Gregoria Mariska Tunjung (5/Indonesia) vs Aya Ohori (Jepang)
*Perhatian, waktu pertandingan bisa berubah menyesuaikan jalannya laga sebelumnya.***