Jadi Pelumas di Tubuh, Manfaat Kolesterol Menurut dr. Cahyono, Ini Cara Agar Tidak Jadi Penyakit!

inNalar.com – Kolestrol tinggi merupakan penyakit umum yang sering menyerang tubuh, terutama pada usia lanjut.

Pengertian kolesterol sendiri, sebenarnya adalah bentuk dari lemak dalam darah. Adapun penyakit kolesterol, dapat disebut juga dengan hiperkolesterolemia.

Hyperkolesterolimia, adalah peningkatan kolesterol di dalam darah. Dilansir dari Youtube Kata Dokter, dr. Cahyono menjelaskan dengan rinci.

Baca Juga: Dorong UMKM Grow Up, Shopee Live Jadi Fitur Live Streaming Pelaku Usaha Lokal Terfavorit

Jika diteliti, Jenis kolesterol dibagi menjadi 4, yakni:
1. LDL (Low Density Lipoprotein)  atau lemak jahat
2. HDL (High Density Lipoprotein) atau lemak baik  
3. Trigliserida
4. Total kolesterol

Dalam pemeriksaan, biasanya kita dapat mengetahui hasil keempatnya dengan melakukan puasa satu hari sebelumnya.

Baca Juga: Dana Kurang Hingga Ditalangi Australia, Jalan Pontianak-Tayan Kalimantan Barat Ini di Bangun Sejak 2006

Banyak orang yang belum tahu, bahwa kolesterol sebenarnya bukan merupakan penyakit, melainkan zat yang memberikan manfaat tersendiri bagi tubuh.

Hal ini dijelaskan oleh dr. Cahyono, bahwa sebenarnya, kolesterol yang dibentuk di dalam tubuh, memiliki tujuan baik.

dr. Cahyono menyatakan, ilmu kedokteran yang baru mengungkap bahwasanya kolesterol tidak jahat untuk tubuh kita.

Baca Juga: Bakal Dibangun Menara Kembar Senilai Rp2 Triliun di Makassar, Sulawesi Selatan, Ada Stasiun hingga LRT

Kolesterol yang sering ditakuti itu, justru menjadi oli atau pelumas.

Mempertahankan pembuluh darah supaya tidak rapuh, serta menjadi bahan dasar membentuk zat antibodi untuk tubuh.  

dr. Cahyono juga menyatakan, maka jika kolesterol dikurangi dengan obat-obatan, justru membuat daya tahan tubuh kita menurun.

Baca Juga: Korbankan Lahan 8 ha, Proyek Maha Dahsyat di Makassar Sulawesi Selatan Bernilai Rp1,9 Triliun, Mirip Malaysia?

Sedangkan, kolesterol menjadi jahat manakala bertemu dengan racun dan membentuk lemak peroksida.

Racun membuat kolesterol menjadi jahat, sehingga berubah keras,mengendap dan menyumbat.

Jika ada pemeriksaan dokter yang mengatakan bahwa ada penyumbatan di otak karena adanya kolesterol, maka pernyataan ini bisa benar dan salah.

Baca Juga: Memasuki Bulan Maulid Nabi, Khutbah Jumat Tentang Pemuda dan Modernisasi Zaman

Pasalnya, penyumbatan oleh kolesterol itu terjadi, hanya karena sudah dirusak oleh racun. Kolesterol murni, sebenarnya tidak akan bisa menggumpal, dan menyumbat.

Racun yang dapat menyebabkan terserangnya kolesterol, berasal dari gaya hidup yang kurang sehat seperti :

1. Kurang minum air
Tubuh manusia seperti baju, yang juga perlu dicuci juga dengan air putih.

Baca Juga: Jadi Pahlawan di Kekeringan, Kulik Cara Kerja Water Treatment Plant oleh Peruri di Karawang, dari Air Limbah??

Sehingga, minum air adalah salah satu hal yang tidak boleh dilupakan. Namun minum air putih juga tidak boleh berlebihan, artinya harus “cukup”.

2. Makan malam
Jika melihat pada kebiasaan Nabi, Makan malam terakhir adalah sebelum isya’. Setelah isya’ biasakan jangan makan lagi, atau 4 jam sebelum tidur.

3. Makan berlebihan
4. Makanan tidak seimbang
5. Kurang istirahat, begadang, dan lain sebagainya

Baca Juga: 2 Mega Proyek di Kota Makassar, Sulawesi Selatan Ini Sama-Sama Usung Konsep Menara Kembar Berlantai 36
Usahakan jangan tidur di atas jam 11, agar tubuh bisa merasakan istirahat yang berkualitas.

Dengan sebab akibat adanya racun dalam tubuh ini, yang dapat membentuk kolesterol jahat sebagaimana dijelaskan dr. Cahyono. 

Langkah pertama yang dapat diambil adalah, merubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Sebagaimana Pola Hidup sehat yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW, seperti makan ketika lapar, berhenti sebelum kenyang, dan lain sebagainya.

Contoh-contoh seperti inilah yang senantiasa harus diterapkan, agar hidup lebih sehat, baik, dan berkah. *** (Putri Royhanah Azzahro)

 

Rekomendasi