

inNalar.com – Pria dengan nama lengkap Mochamad Basuki Hadimoeljono adalah menteri PUPR pada masa pemerintahan Jokowi.
Basuki Hadimuljono menjabat selama dua periode selaras dengan Pemerintah Jokowi.
Pertama kalinya beliau menjabat sebagai menteri PUPR yang dimulai pada tanggal 26 Oktober 2014.
Selanjutnya pada periode kedua, Basuki menjabat dimulai pada tanggal 23 September 2019 hingga tahun 2024 mendatang.
Menteri PUPR yang terkenal lucu tersebut ternyata merupakan anak dari seorang prajurit TNI Angkatan Darat.
Tak sebatas itu, Basuki Hadimuljono memulai kariernya sebagai PNS di Kementerian Pekerjaan Umum.
Selama bekerja di sana, dirinya mendapatkan beasiswa dengan gelar magister dan doktor di Universitas Negeri Colorado.
Selama menjabat pada pemerintah Jokowi sejak tahun 2019 hingga tahun 2022 kekayaan Basuki Hadimuljono meningkat hampir Rp5 miliar.
Laporan keuangan di LHKPN milik menteri PUPR tersebut akhir tahun 2018 memiliki jumlah kekayaan total Rp18.311.740.062.
Harta itu tersebar dalam bentuk aset tanah dan bangunan Rp11.135.000.000 berjumlah 8.
Sedangkan kendaraan yang dimilikinya terdapat 1 motor dan 1 mobil bernilai Rp190.000.000.
Sedangkan kekayaan Rp228.450.000 adalah harta bergerak lainnya, Rp6.758.290.062 merupakan harta berupa kas dan setara kas.
Data laporan terakhir pada akhir tahun 2022, kekayaan milik salah satu menteri di Pemerintahan Jokowi tersebut bernominal Rp23.174.830.620.
Kekayaan tersebut tersebar dalam beberapa harta seperti alat transportasi Rp90.000.000.
Tidak hanya itu, Basuki Hadimuljono juga memiliki 9 tanah dan bangunan Rp17.325.000.000.
Tidak sampai disitu, harta dalam bentuk harta bergerak lainnya Rp 459.850.000 serta kas dan setara kas Rp8.609.337.346.
Sehingga jumlah kekayaan yang dimiliki oleh Menteri PUPR Indonesia itu mencapai angka Rp23.174.830.620.
Jika dihitung dari awal menjabat tahun 2018 hingga tahun 2022 setelah 4 tahun menjabat, Basuki Hadimuljono kekayaan meningkat Rp4.863.090.558.
Sehingga, selama dirinya menjabat sebagai Menteri PUPR Era Jokowi sejak tahun 2019 sampai saat ini kekayaannya naik hampir Rp5 miliar.***